PKS: Munculnya Wacana Pembubaran agar BNN Bekerja Ekstra Keras

Sarah Hutagaol, Okezone · Minggu 01 Desember 2019 06:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 01 337 2136524 pks-munculnya-wacana-pembubaran-agar-bnn-bekerja-ekstra-keras-tutZjmajGF.jpg Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyebutkan kalau wacana pembubaran Badan Narkotika Nasional (BNN) yang disampaikan oleh anggota DPR RI adalah sebuah pecutan.

Menurut Mardani, pernyataan yang dilontarkan oleh anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP Masinton Pasaribu sebagai dorongan agar BNN dapat bekerja lebih baik lagi dalam memberantas narkoba di Indonesia.

"BNN perlu bekerja ekstra luar biasa karena darurat narkoba di Indonesia sudah terjadi," ucap Mardani kepada Okezone, Sabtu (30/11/2019).

"Usulan pembubaran bagian dari pecut agar BNN bekerja ekstra keras. PKS mendukung BNN untuk meningkatkan diri," sambung anggota Komisi II DPR RI ini.

Baca Juga: Diancam Dibubarkan oleh DPR, BNN: Kami Bukan Milik Partai 

Di satu sisi, Mardani menyayangkan jika pernyataan tersebut dimaksudkan memang untuk membubarkan BNN. Namun, ia menyambut baik kalau hal itu ditujukan untuk mendongkrak kinerja BNN.

"Pernyataan itu kalau dimaksudnya untuk benar-benar membubarkan BNN disayangkan. Tapi kalau untuk melecut BNN baik," kata Mardani.

BNN Foto: Ist

Diberitakan sebelumnya, anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu memandang keberadaan Badan Narkotika Nasional (BNN) tidak lagi efektif dalam mencegah masuknya narkotika ke Indonesia.

Padahal, ujar Masinton, BNN sering mengaku sudah dapat mendeteksi jalur masuk narkotika. Namun, kenyataannya narkotika tetap bisa masuk dan menyebar ke masyarakat.

"Jalur masuknya semua kata bapak sudah bisa dideteksi. Mana deteksinya? Masuk semua barangnya, pak. Terus setiap saat kita dicemaskan dengan narkotika tadi. Negara keluar (uang) triliunan. Ngapain kita di sini?" ungkap Masinton.

Baca Juga: Ancaman DPR untuk Bubarkan BNN Dipertanyakan

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini