nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tanggapan Tokopedia Terkait Isu #UninstallTokopedia yang Ramai di Medsos

Arie Dwi Satrio, Okezone · Sabtu 30 November 2019 17:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 30 337 2136417 tanggapan-tokopedia-terkait-isu-uninstalltokopedia-yang-ramai-di-medsos-2sysnKdjIp.jpg Ilustrasi Kantor Tokopedia (foto: Dokumentasi Tokopedia)

JAKARTA - Perusahaan tekhnologi Indonesia‎, Tokopedia angkat bicara soal isu yang sedang ramai di media sosial (medsos). Isu tersebut yakni soal tagar #UninstallTokopedia yang dikait-kaitkan dengan Ustadz Haikal Hassan Basar di Twitter.

Di mana, ‎terdapat sebuah potongan video yang menampilkan Ustadz Haikal Hassan sedang berada dalam acara yang berkaitan dengan Tokopedia. Video itu viral di Twitter dan mengundang banyak komentar dari para netizen.

Baca Juga: Dikaitkan dengan #UninstallTokopedia, Ustadz Haikal Bakal Tempuh Jalur Hukum 

Dari potongan tayangan video yang beredar di twitter, Ustadz Haikal tampak sedang memberikan tausiyah atau ceramah di atas panggung yang berlatar belakang sebuah tulisan 'Tokopedia presents Ria Miranda The Seventh Annual Show'.

Ruang Kerja Unik Tokopedia 

‎VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak menjelaskan, seluruh konten, konsep dan pengisi acara Ria Miranda The Seventh (RMTS2020) merupakan sepenuhnya inisiasi dari RiaMiranda. Tokopedia, kata Nuraini, hanya bekerjasama.

"Kerja sama antara Tokopedia dengan RiaMiranda kali ini adalah untuk menghadirkan koleksi terbaru ‘Serunai' yang bisa didapatkan masyarakat secara eksklusif baik di Official Store maupun Tokopedia Salam," kata Nuraini melalui keterangan resminya kepada Okezone, Sabtu (30/11/2019).

Baca Juga: Tagar #UninstallTokopedia Jadi Trending Topic, Diduga Gara-Gara Ceramah Ustadz Haikal 

Nuraini menegaskan, Tokopedia merupakan perusahaan teknologi Indonesia yang menghargai pandangan setiap masyarakat Indonesia. Oleh karenanya, kata Nuraini, Tokopedia menentang keras segala bentuk diskriminasi SARA dan radikalisme.

"Sebagai institusi, Tokopedia menentang keras adanya diskriminasi SARA, radikalisme, serta pihak-pihak atau aktivitas apa pun yang merusak persatuan bangsa," ucapnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini