Share

Soal Reuni 212, Golkar: Apa yang Ingin Dikejar?

Sarah Hutagaol, Okezone · Sabtu 30 November 2019 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 30 337 2136274 soal-reuni-212-golkar-apa-yang-ingin-dikejar-VJ6Tbzo47J.jpg Dave Laksono (Foto: Sindo)

JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Golkar Dave Laksono mempertanyakan urgensi dari pelaksanaan reuni yang dilakukan Persaudaraan Alumni (PA) 212 pada 2 Desember mendatang.

Selain itu, Dave juga mempertanyakan apa tujuan dari penyelengaraan yang rencananya akan digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat tersebut.

"Apa yang ingin dikejar? Apa hanya untuk ngumpul-ngumpul saja, menunjukkan kekuatan? Lalu untuk apa?" ucap Dave kepada Okezone, Jumat (29/11/2019).

Baca Juga: Reuni 212 Bakal Dihadiri 1 Juta Orang, Ada Tokoh dari Mancanegara

Aksi 212

Pasalnya, menurut Dave, aksi 212 yang dilakukan pada 2 Desember 2017, menyerukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah melakukan penistaan agama. "Pemilu sudah selesai, Pilkada sudah selesai, Pak Ahok sudah masuk penjara, sudah keluar malahan. Jadi apalagi yang mau diharapkan? Gitu," paparnya.

Anggota Komisi I DPR RI ini berharap, rencana aksi tersebut dipertimbangkan kembali, jika tujuannya hanya untuk berkumpul, menunjukkan kekuatan, serta memamerkan massa yang besar.

"Jadi kepentingannya untuk apa? Kecuali memang ada pertimbangan lain, ya oke. Tapi kalau misalnya hanya untuk menunjukkan kekuatan, memiliki massa yang besar, itu semua targetnya untuk apa? Itu yang harus dipertimbangkan lah," ujar Dave.

Baca Juga: Alumni 212 Minta Sukmawati Diproses Hukum dan Habib Rizieq Diizinkan Pulang

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini