Alumni 212 Minta Sukmawati Diproses Hukum dan Habib Rizieq Diizinkan Pulang

Achmad Fardiansyah , Okezone · Jum'at 29 November 2019 21:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 29 337 2136210 alumni-212-minta-sukmawati-diproses-hukum-dan-habib-rizieq-diizinkan-pulang-cLwyRHYOhp.jpg Massa Aksi 212 (Foto: Okezone)

JAKARTA – Alumni 212 akan menggelar reuni akbar di Monas, Jakarta Pusat, pada Senin 2 Desember nanti. Ketua Organizing Commite Reuni Akbar 212, Awit Mashuri mengatakan dalam acara itu, pihaknya akan mendorong polisi memproses secara hukum Sukmawati Soekarnoputri atas dugaan kasus penistaan agama.

"Kami sayangkan belum ada progres saudara-saudara kami di berbagai daerah pada Sukmawati yang banding-bandingkan peran Soekarno dan Nabi (Muhammad) pada masa penjajahan," kata Awit di Gedung DDI, Jalan Salemba Raya, Senin, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2019).

Reuni

Baca Juga: Panitia Berharap Reuni 212 Dihadiri Jutaan Jamaah

Awit meminta polisi berani menindak putri Presiden Soekarno itu. “Kami minta polisi segera proses secara hukum pada Sukmawati jangan sampai negara tidak adil pada penegakan hukum," ujarnya.

Selain itu, lanjut Awit, dalam reuni 212 pihaknya juga meminta dicabutnya pencekalan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Sihab (HRS) yang kini masih tertahan di Arab Saudi, belum bisa kembali ke Indonesia.

"Kami desak pengasingan politik terhadap HRS. Jangan langgar HAM, beliau selaku warga negara Indonesia yang juga memiliki yang sama," tuturnya.

Selain soal Sukmawati dan pencekalan Habib Rizieq, Awit menyampaikan dalam reuni 212 nanti, pihaknya akan berdoa bersama memohon perlindunganterhadap Palestina.

"Kami doa agar saudara kami di Palestina dijaga Allah," tutupnya.

(edi)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini