Syarat Dukungan 30 Persen Tak Diberlakukan untuk Pendaftaran Caketum Golkar

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 29 November 2019 19:50 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 29 337 2136166 syarat-dukungan-30-persen-tak-diberlakukan-untuk-pendaftaran-caketum-Z4mo3sH74I.jpg Partai Golkar (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Penyelenggara Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng membantah bahwa 30 persen suara dukungan adalah sebuah syarat untuk menjadi calon ketua umum.

Mekeng menjelaskan, penyelenggara Munas bakal menerima semua kader yang mendaftarkan diri sebagai Caketum. Barulah penentuan syarat 30 persen tersebut bakal berada di tangan peserta munas dan bukanlah saat prosesi pendaftaran.

“Jadi, terima saja semua yang mau terima, yang mau mendaftar, nanti peserta itu maunya mana. Mau cuma satu yang punya dukungan atau semua itu dipilih dulu, siapa yang sudah lolos 30 (persen), biar peserta yang memutuskan," kata Mekeng di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (29/11/2019).

Golkar

Baca Juga: Presiden Jokowi Akan Buka Munas Golkar

Nantinya, Mekeng menyerahkan sepenuhnya kepada peserta apakah peserta Munas yang terdiri dari DPD tingkat Provinsi dan Kabupaten/kota dan Ormas Golkar, memberikan dukungan melalui pernyataan terulisnya ataupun pemilihan langsung.

“Waktu rapat pleno itu kan diputuskan, biarkan nanti peserta munas yang akan menetapkan mekanisme pemilihan, itu mekanisme di rapat pleno kemarin," ujarnya.

Oleh sebab itu, Mekeng menekankan jika syarat 30 persen dukungan sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Golkar. Namun, tinggal bagaimana memaknai apakah pemilihan langsung itu pakai surat tertulis atau langsung surat di bilik.

"AD/ART. Ada, 30 persen harus mendapat dukungan 30 persen dan ada juga di Pasalnya ART Pasal 50 itu disampaikan secara langsung," tegas Mekeng.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini