nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pernyataan Masinton Bubarkan BNN Dianggap Sekadar Cari Sensasi

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 29 November 2019 05:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 29 337 2135781 pernyataan-masinton-bubarkan-bnn-dianggap-sekadar-cari-sensasi-0UifbsDW3d.jpg Masinton Pasaribu (Dok. Okezone)

JAKARTA - Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat), Henry Yosodiningrat menganggap pernyataan Anggota Kom‎isi III DPR RI, Masinton Pasaribu yang mengancam akan membubarkan Badan Narkotika Nasional (BNN) tidak lebih dari sebuah sensasi.

"Pernyataan yang tidak lebih dari sekadar sensasi, dia (Masinton) gagal paham tentang masalah yang dia ‎katakan," kata Henry kepada Okezone, Jumat (28/11/2019).

Menurut Henry, Masinton gagal paham terhadap kinerja BNN. Terlebih, kata Henry, ketika Masinton mempermasalahkan masih lolosnya narkotika lewat pintu-pintu masuk Indonesia.

‎"Kalau Masinton mengatakan enggak mampu menutup pintu masuk, Masinton tahu enggak pintu masuk ke republik ini ada sejuta pintu?," ujarnya.

Ilustrasi

Henry pun menceritakan banyaknya pintu masuk dari luar Indonesia. ‎Sehingga, tekan Henry, tidak mungkin personel BNN yang jumlah sedikit bisa menjaga jutaan pintu masuk ilegal ke Indonesia.

‎"Supaya diketahui, panjang garis pantai kita, pelabuhan pintu masuk kita. Sementara berapa personil BNN, Polri, ini kan kejahatan jaringan internasional, sifatnya sistematis, dan modusnya berubah-ubah, BNN sudah mengerahkan semua kemampuannya," katanya.

"Nah, kalau ada orang ngomong bubarkan BNN lihat dulu anatomi kejahatannya ini seperti apa. Saya sayangkan pernyataan itu," tegas Henry menambahkan.

Henry menyayangkan pernyataan Komisi III DPR yang tanpa pikir panjang. Seharusnya, kata Henry, DPR justru memperkuat lembaga BNN bukannya malah mengancam akan membubarkan.

"Intinya saya menganggap teman-teman yang ngomong gagal paham anatomi narkotika. Justru seharusnya tambah penguatan. Kita kanbisanya cuma ngoceh darurat narkoba, kita tahu di Lapas isinya mayoritas narapidana narkoba, pengendalian narkoba di Lapas, nah kenapa bukan itu yang sorot," ucapnya.

Baca Juga : DPR Minta BNN Dibubarkan karena Dinilai Gagal

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu memandang keberadaan Badan Narkotika Nasional (BNN) saat ini tidak lagi efektif dalam mencegah masuknya narkotika ke Indonesia.

Padahal, Masinton berujar, BNN sering mengaku sudah dapat mendeteksi jalur masuk narkotika namun narkotika tetap bisa masuk dan menyebar ke masyarakat.

"Jalur masuknya semua kata bapak sudah bisa dideteksi. Mana deteksinya? Masuk semua barangnya pak, terus kita setiap saat kita dicemaskan dengan narkotika tadi. Negara keluar [uang] triliunan, ngapain kita disini," ujar Masinton.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini