nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banyak Terpidana Korupsi Ajukan Grasi ke Jokowi

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 29 November 2019 02:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 29 337 2135770 banyak-terpidana-korupsi-ajukan-grasi-ke-jokowi-tfCM7TMONd.jpg Presiden Jokowi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Terpidana korupsi yang juga mantan Gubernur Riau, Annas Maamun mendapat grasi atau pengurangan hukuman dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Terkait hal itu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menjelaskan alasan Presiden pemberian grasi kepada Annas dilakukan sudah melalui pertimbangan yang matang, salah satunya mengenai kemanusian.

Menkumham Yasonna Laoly

“Itu soal kemanusiaan, kan sudah lima tahun ini presiden belum pernah mengeluarkan grasi kalau tidak ada alasan,” ujar Yasonna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Yasonna berkilah, saat ini banyak terpidana korupsi yang mengajukan grasi kepada Presiden Jokowi. Namun Presiden menolaknya.

Saat ditanya berapa jumlah koruptor yang mengajukan grasi, Yasonna tidak menyebutkan rinci. Dia hanya mengatakan bahwa hampir semua terpidana korupsi yang kini ditahan pernah mengajukan grasi.

"Oh banyak banget. Pokoknya hampir semua yang ada di dalam mengajukan. Tapi tidak dikasih,” tutur dia.

Baca Juga : Dapat Grasi dari Jokowi, Mantan Gubernur Riau Annas Maamun Bebas Oktober 2020

Diketahui sebelumnya Mantan Gubernur Riau yang jadi terpidana kasus korupsi Annas Maamun mendapat grasi atau pengurungan hukuman dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Politikus Partai Golkar itu mendapat grasi satu tahun dari dari total tujuh tahun hukuman penjara.

“Iya benar, (dapat) grasi (satu tahun),” kata Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto saat dikonfirmasi Okezone.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini