Pengusaha Penyuap Eks Aspidum Kejati DKI Divonis 3 Tahun Penjara

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 29 November 2019 01:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 29 337 2135768 pengusaha-penyuap-eks-aspidum-kejati-dki-divonis-3-tahun-penjara-3qTao0uwPB.jpg ilustrasi

JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman pidana selama 3 tahun penjara kepada Direktur PT Java Indoland, Sendy Pericho. Selain pidana pokok, Sendy juga divonis untuk membayar denda sebesar Rp100 juta subsidair 3 bulan kurungan.

Majelis Hakim berkesimpulan Sendy Pericho terbukti bersalah secara bersama-sama seorang pengacara Alfin Suherman melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) yakni, menyuap mantan Aspidum Kejati DKI, Agus Winoto.

"Menyatakan terdakwa Sendy Pericho dan Alfin Suherman telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama," kata hakim ketua Ni Made Sudani saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2019).

Ilustrasi

Vonis Hakim tersebut diketahui lebih rendah 1,5 tahun dari tuntutan yang diajukan tim Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebelumnya, Jaksa menuntut empat tahun enam bulan penjara terhadap Sendy Pericho.

Hakim meyakini perbuatan Sendy dilakukan bersama-sama dengan advokat Alfin Suherman. Sendy menunjuk Alfin Suherman sebagai pengacaranya dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana yang diduga dilakukan Hary Suwanda dan Raymond Rawung.

Dalam perkara ini, Alfin Suherman juga divonis bersalah. Hakim memvonis Alfin dengan pidana pokok 2 tahun penjara dan denda Rp50 juta subsidair 2 bulan kurungan.

Atas perbuatannya, Sendy dan Alfin terbukti bersalah melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a UU Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Dalam perkara ini, Sendy, Hary dan Raymond mendirikan perusahaan Chaze Trade Ltd yang berlokasi di apartemen Sahid Sudirman, Jakarta Pusat. Namun, perusahaan tersebut mengalami kerugian dan tutup karena Raymond terjerat masalah hukum. Sendy pun melaporkan Hary dan Raymond ke Polda Metro Jaya.

Arih Wira kemudian ditunjuk jaksa penuntut umum untuk mengikuti perkembangan perkara tersebut. Selanjutnya, Sendy dan Alfin menemui Arih Wira di gedung Kejati DKI untuk berkenalan dan berkoordinasi perkara Hary Suwanda dkk.

Hakim mengatakan Alfin Suherman meminta bantuan kepada Tjhin Tje Ming alias Aming agar dikenalkan Agus Winoto dengan maksud berkas perkara Hary Suwanda dkk mendapat perhatian khusus. Menindaklanjuti permintaan tersebut, Aming meminta Alfin Suherman menemui Yuniar Sinar Pamungkas selaku Kasi Keamanan Negara Ketertiban Umum dan Tindak Pindana Umum Lain Kejati DKI Jakarta.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini