Share

Buka Kongres Notaris Dunia, Jokowi Ingatkan Tantangan di Era Disrupsi

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 28 November 2019 12:36 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 28 337 2135471 buka-kongres-notaris-dunia-jokowi-ingatkan-tantangan-di-era-disrupsi-j1mIXNtxpY.JPG Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres RI)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pembukaan kongres notaris dunia ke-29 Tahun 2019 di Raffles Hotel, Jakarta, Kamis (28/11/2019). Sebanyak 1.500 orang notaris hadir dari berbagai negara dalam acara kongres tersebut.

Jokowi mengingatkan bahwa dunia telah berubah di mana saat ini era disrupsi peralihan dari aktivitas masyarakat dari dunia nyata ke dunia digital.

"Era disrupsi memberikan tantangan baru dan besar dimana pemerintah, pelaku bisnis, dan kalangan notaris mengubah proses pemerintahan dan bisnis, serta budaya kerja perusahaan di semua sektor. Di era disrupsi pemerintahan harus gerak lebih lincah dan cepat," kata Jokowi.

Kepala Negara mengatakan, negara yang mampu bergerak cepat akan mengalahkan negara lamban. Kecepatan di satu negara mulai menggunakan teknologi dalam pelayanan masyarakat.

"Dari manual jadi digital dari yang berlama-lama jadi cara yang cepat, cara cepat shortcut untuk mengubah cara birokrasi yang rutinitas, monoton, penggunakan inovasi teknologi," paparnya.

Jokowi menilai, disrupsi teknologi dapat mengubah budaya kerja dengan inovasi teknologi. dari yang tadinya lambat menjadi cepat sekali. "Saya 4 tahun terakhir berusaha kemudahan berusaha di Indonesia lebih baik perizinan pakai elektronik. Sehingga mengurus izin tidak harus berbulan-bulan tapi hitungan jam admnistrasi hukum," paparnya.

Jokowi ingin pengurusan administrasi persoalan hukum di Kemenkumham bisa rampung dalam tiga jam yang sebelumnya harus memakan waktu paling cepat tiga hari. Bahkan, lanjut dia, izin pengurusan perseroan terbatas harus bisa rampung dalam waktu 7 menit.

"Ini mau saya cek benar enggak 7 menit, selain untuk percepatan legislasi elektronik bisa mengakomodir semua kegiatan notarisan, ada 18 layanan kenotarisan yang dilayani online seperti pembayaran penerimaan bukan pajak, PNBP ujian pengangkatan notaris, registrasi dan panduan notaris yang belum punya username dan password artinya teknologi bisa membuat lomaptan sehingga notaris bisa bekerja lebih cepat," imbuhnya.

Jokowi memaparkan kecepatan izin berusaha di Indonesia sudah diubah untuk mendatangkan investor kedalam negeri. Pengurusan perizinan pun sudah berinovasi menggunakan teknologi.

"Pelaku usaha harus berubah, saat ini pelaku bisnis masuk digital, semua online, UMKM bisa meningkatkan nilai tambah dengan masuk ke rantai pasok global lewat dunia digital sejak 2014. Kita bangun backbone serat optik 12 ribu km yang dikenal Palapa Ring Oktober lalu tersambung semua dari Indonesia barat sampai timur sehingga dengan jalan tol internet ini semua kabupaten/kota terhubung intern selanjutnya menyambung infrastruktur digital ini dengan kegaitan-kegiatan produktif," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini