nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Kongres, BM PAN Akan Sejalan dengan Amien Rais

Muhamad Rizky, Jurnalis · Rabu 27 November 2019 22:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 27 337 2135273 jelang-kongres-bm-pan-akan-sejalan-dengan-amien-rais-TiGGZerzYD.jpg Amien Rais (foto: Okezone)

JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) akan menggelar kongres pada bulan Maret 2020. Oleh karena itu sebelum kongres, DPP BM PAN akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Jakarta pada 28 sampai 29 November 2019. Dalam rapimnas tersebut akan dibahas mengenai Kongres PAN maupun isu nasional lainnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) BM PAN, Achmad Qayyimel Alofi mengutarakan tujuan digelar rapimnas untuk konsolidasi organisasi menyatukan seluruh barisan BM PAN demi menjaga kehormatan PAN dalam berbagai dinamika politik, baik internal maupun eksternal.

"Sikap kita terhadap Kongres PAN, adalah tetap pada semangat menegakkan kehormatan partai yang searah dengan cita-cita dan harapan pendiri partai, ayahanda Amien Rais. Dalam rangka mewujudkan cita-cita sosial PAN," kata Alofi melalui keterangannya, Rabu (27/11/2019).

 Baca juga: Jelang Kongres PAN, Zulhas Kembali Didorong Jadi Ketum

Selain itu, pihaknya juga akan menyoroti tiga hal dalam rapimnas nanti yakni soal deradikalisasi, reformasi birokrasi dan penyelesaian terhadap stagnasi ekonomi.

Soal deradikalisasi, kata dia, pemerintah harus menjelaskan secara adil terminologi radikalisme. Sehingga, jangan sampai deradikalisasi ini hanya dialamatkan ke kelompok agama atau khalaqah agama dan pada akhirnya umat atau kelompok agama tertentu tidak nyaman dalam menjalankan aktivitas keagamaan.

"Karena, setiap saat merasa diintai oleh aparat dengan tudikan radikalisme atau identik dengan simbol-simbol radikalisme yang dilabelkan," jelasnya.

 Baca juga: Masuk Bursa Caketum PAN, Ini Reaksi Bima Arya

Selanjutnya, ia mengatakan, BM PAN meminta pemerintah lebih fokus pada fungsi pelayanan birokrasi dan prestasi serta prestasi melalui penyerapan anggaran yang produktif.

"Ini lebih baik ketimbang ikut bermain-main dalam teori konspirasi," katanya.

Ia meminta kepada pemerintah sebaiknya fokus pada masalah stagnasi ekonomi, menggenjot pertumbuhan ekonomi, agar tidak terkoreksi oleh kondisi ketidakpastian global dan perang dagang.

"Serta menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkulitas, dimana berdampak pada penyerapan tenaga kerja domestik agar pasar tenaga kerja kita tidak didominasi oleh TKA," ujarnya.

Ia juga akan mendorong kader-kader terbaik untuk ikut dalam suksesi kepemimpinan di daerah masing-masing melalui momentum Pilkada 2020, baik sebagai calon gubernur, calon bupati atau walikota.

"Sejak Pemilu 2009-2019, BM PAN telah memasok kader-kader potensial dalam jabatan pemerintahan, baik eksekutif dan legislatif. Dari sekian kader-kader yang ikut dalam kontestasi Pilkada dan maupun pemilu legislatif, banyak yang terpilih baik sebagai bupati/walikota dan DPR RI/DPRD," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini