nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PBNU Minta DPR untuk Segera Sahkan RKUHP yang Tertunda

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 27 November 2019 22:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 27 337 2135235 pbnu-minta-dpr-untuk-segera-sahkan-rkuhp-yang-tertunda-GoBvIR6ou7.jpg Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo dan pimpinan lainnya menyambangi Gedung Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) pada Rabu (27/11/2019). Hasil dari pertemuan itu, PBNU mendesak DPR agar segera mengesahkan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang sebelumnya tertunda.

"PBNU mendesak agar DPR mengesahkan RUU KUHP yang pengambilan keputusan tingkat I sudah dilakukan. Hanya tinggal ketuk palu di tingkat rapat paripurna. Kami di MPR maupun DPR diminta untuk memperjuangkannya," kata pria yang karib disapa Bamsoet itu di lokasi.

Politikus Partai Golkar itu menambahkan, pihaknya juga mendapatkan pesan dari PBNU agar MPR kembali menjadi lembaga tertinggi negara. Sehingga tata negara di Indonesia tertata lebih rapi dari sekarang.

"PBNU mendorong sebagai lembaga tertinggi negara, agar tata negara kita lebih rapi, karena karena sekarang nggak ada yang tertinggi sehingga terjadi kerancuan," ujarnya.

PBNU dan Bamsoet

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS, Nasir Djamil mengatakan pihaknya ingin ada pembahasan kembali terkait RKUHP dan Rancangan Undang-undang Pemasyarakatan.

“Kami pikir, itu memang harus diulang kembali hal-hal yang menimbulkan kontroversi,” ujar Nasir kepada wartawan, Selasa (5/11/2019).

Baca Juga: Ini Pasal-Pasal Kontroversial RKUHP yang Menuai Polemik di Masyarakat

Nasir mengatakan, masyarakat masih menilai bahwa banyak pasal-pasal kontroversial yang harus diperbaiki, sehingga diperbulan pembahasan substansial masih harus dilakukan oleh DPR RI. Seperti mengundang pegiat-pegiat yang aktif mencurahkan pikirannya untuk RKUHP.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini