nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polemik Pernyataan Agnez Mo, Perindo: Jangan Bereaksi Negatif Dulu

Amril Amarullah, Jurnalis · Rabu 27 November 2019 20:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 27 337 2135214 polemik-pernyataan-agnez-mo-perindo-jangan-bereaksi-negatif-dulu-VjW1ROQoau.jpg Politikus Partai Perindo, Adin Denny (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pernyataan artis ternama Tanah Air, Agnez Monica atau Agnez Mo menuai pro-kontra di kalangan masyarakat.

Pengakuan Agnez Mo tak memiliki gen darah asli Indonesia saat diwawancarai presenter Kevin Kenny dalam program Build Series New York beberapa waktu lalu, disayangkan banyak pihak.

Ketua DPP Rescue Partai Perindo, Denny Adin menilai pro-kotra ucapan Agnez Mo karena adanya penggiringan translate yang menyatakan mantan penyanyi cilik itu tak mengakui bahwa dirinya memiliki darah Indonesia, hanya kebetulan lahir di Indonesia.

“Kalimat ini lah yang menjadi polemik saat ini dan ini menjadi ramai, banyak dibicarakan. Sebenarnya, kalau dilihat secara utuh wawancaranya, tidak terlihat kalau dia tak mengakui sebagai warga negara Indonesia,” ucap Adin, Rabu (27/11/2019).

Agnez Mo

“Jadi intinya, hanya masalah bahasa saja dan cara Agnez menyampaikan,” tambah Adin.

Melihat prestasi yang terus menanjak, Adin mengaku bangga kepada Agnez Mo yang berjuang tanpa lelah untuk mengenalkan dan mengharumkan nama bangsa dan negara ini di tengah keterbatasan yang dimilikinya selaku golongan minoritas di negeri ini.

“Di lain sisi banyak minoritas saat ini sedang berjuang untuk menghilangkan batas antara pribumi atau tidak berdarah asli Indonesia,” tuturnya.

Seperti halnya, dicontohkan oleh Adin, para pemain-pemain bulu tangkis. Meskipun mereka bukan keturunan darah asli Indonesia, tapi mereka tak pedulikan hal itu dan tetap berjuang di kancah internasional demi bangsa Indonesia.

Ia meminta masyarakat senantiasa tak menelan sebuah isu dengan mentah-mentah tanpa ditelaah. Seharusnya publik atau netizen bisa menganalisa dan memahami konteks permasalahannya terlebih dahulu tanpa langsung menghujat.

“Dengan adanya medsos, semua info mengalir dengan cepat tanpa terbendung. Jadi kita perlu hati-hati dan harus memfilter info yang ada. Apabila perlu didiskusikan dengan orang-orang yang memahami topik permasalahan yang ada. Jangan sampai bereaksi negatif dulu atau jadi kaum sumbu pendek,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko juga meminta kepada masyarakat agar tak terus-menerus menggoreng pernyataan Agnez Mo dengan menilai bahwa dia tak nasionalis. Banyak masyarakat Indonesia yang di luar negeri lebih nasionalis.

Agenz Mo sendiri juga sudah mengklarifikasi pernyataan yang sempat menyudutkannya. Dalam unggahan sosial media miliknya, ia katakan maksud pernyataannya adalah soal keberagaman dalam hidupnya.

“Saya tumbuh dalam budaya yang beragam. Inklusi budaya adalah yang saya pilih. Bhineka Tunggal Ika berarti bersatu dalam keberagaman. Saya menyukai ketika saya bisa berbagi sesuatu tentang asal dan negara saya,” kata Agnez Mo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini