nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wapres Ma'ruf Amin Sebut Ada Gerakan Radikal Manfaatkan Ajaran Islam

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 27 November 2019 16:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 27 337 2135103 wapres-ma-ruf-amin-sebut-ada-gerakan-radikal-manfaatkan-ajaran-islam-7LZEfbQuz3.jpg Maruf Amin di Kota Malang (Foto: Okezone/Avirista)

KOTA MALANG - Banyaknya paham radikal yang mengatasnamakan agama islam begitu disesalkan Wakil Presiden (Wakil Presiden) Republik Indonesia Ma'ruf Amin. Sebagai ulama pihaknya menyatakan tak pernah ada ajaran agama islam yang mengajarkan mengenai kekerasan.

"Banyak dalil radikalisme yang dikaitkan dengan islam. Padahal islam agama sebagai rahmatalilamin, rahmat seluruh semesta alam tapi digunakan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk mencapai tujuan dengan cara-cara kekerasan," ujarnya.

Dirinya juga menegaskan tak ada ajaran agama islam yang menghalalkan kekerasan dan kebencian antar manusia, kebencian terhadap pemerintah, dan kebencian terhadap negara.

Maruf Amin

"Bagaimana mungkin Islam sebagai agama yang cinta damai digunakan sebagai dalih kekerasan. Membenci pemerintah, membenci negara, bahkan orang lain dan golongan tertentu itu bukan cara - cara Islam," tegas pria kelahiran Tangerang ini.

Namun Ma'ruf Amin tak menafikan bila ada transfer cara pikir yang salah mengenai intoleransi, kekerasan, dan kebencian yang mengatasnamakan ajaran agama islam untuk tujuan tertentu. Oleh karenanya ia meminta umat islam berpartisipasi aktif dan menjadi garda terdepan memerangi radikalisme.

"Umat islam dan NU harus berada di garda terdepan memerangi radikalisme. Keberhasilan ditentukan umat Islam memerangi cara radikal di dalam umat islam sendiri," bebernya.

Pihaknya berkeyakinan tak hanya islam saja, tapi seluruh umat beragama tak menginginkan adanya kekerasan dan kebencian menyebar di tatanan kehidupan ini.

"Sebagai umat beragama sebagai manusia kita harus paham kekerasan dalam bentuk apapun tidak boleh ada dalam tatanan kehidupan kita," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini