nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Bupati Sampaikan Pernyataan Sikap Pembentukan Provinsi Papua Selatan

Rabu 27 November 2019 15:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 27 337 2135079 5-bupati-sampaikan-pernyataan-sikap-pembentukan-provinsi-papua-selatan-RdMtHDB1Ec.jpg Deklarasi Pemekaran Papua (Foto: Istimewa)

PAPUA - Dalam rangka persiapan daerah otonom baru pembentukan Provinsi Papua Selatan, lima bupati yang tergabung di dalam Asosiasi Bupati di Selatan Papua memberikan pernyataan sikap di hadapan para pejabat, tokoh adat, masyarakat dari lima wilayah kabupaten serta insan pers di Auditorium Gedung kantor Bupati Merauke, di Jl Brawijaya, Rabu (27/11/2019).

Lima bupati yang hadir antara lain Bupati Merauke Frederikus Gebze, Bupati Asmat Elisa Kambu, Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu, Bupati Boven Digoel Benediktus Tambonop dan Bupati Pegunungan Bintang Costan Oktemka. Rencana pembentukan Provinsi Papua Selatan ini sudah direstui oleh Presiden Jokowi dan Mendagri Tito Karnavian.

"Ini awal perubahan, suatu kesempatan peluang yang sudah lama diimpikan oleh kabupaten-kabupaten wilayah Papua Selatan. Kita inginkan perubahan, dan kalau perubahan itu adalah bagian dari konsep pikir orang selatan, ini titik yang baik menjadi sebuah Provinsi di Selatan dan bisa mengaplikasikan segala pikiran harapan kita di wujudukkan lewat Papua Selatan ini," kata Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambonop dalam kesempatan itu.

Papua

Baca Juga: Mendagri: Pemekaran Papua Selatan untuk Jaga Situasi Keamanan

Sementara itu, Bupati Pegunungan Bintang, Costan Oktemka mengatakan dengan adanya pembentukan Provinsi Papua Selatan ini merupakan langkah untuk terbebas dari keterasingan, keterbatasan yang selama ini dirasakan.

"Kami di Pegunungan Bintang berjuang setengah mati untuk keluar dari keterisoliran. Kami sulit membangun dan semoga dengan adanya Provinsi Papua Selatan ini akan lebih mudah untuk melakukan percepatan pembangunan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Costan.

Rencana pemekaran provinsi Papua Selatan sebenarnya telah melalui proses yang panjang, tepatnya sejak tahun 2002 silam. Perlahan, rencana itu sudah menemukan titik terang.

"Hari ini, setelah 17 tahun setelah sejarah itu berlalu dan berlangsung. Sedikit-demi sedikit, setapak demi setapak, langkah itu semakin kentara walaupun kita berada di sang mentari yang terus menyinari kita. Hari ini sejarah membuktikan bahwa lima putra terbaik di Selatan Tanah Papua hadir bersama saudar-saudara di seluruh Indonesia," kata Bupati Merauke, Frederikus Gebze.

Dalam sambutannya para pemimpin kepala daerah tingkat dua tersebut menegaskan bahwa pembentukan Provinsi Papua Selatan bukan merupakan aspirasi dari mereka berlima, melainkan suara suara dari bawah, yakni dari berbagai kalangan lapisan masyarakat.

"Bukan kepentingan kami berlima saja, melainkan kepentingan masyarakat, orang yang tinggal baik di lembah, ngarai, sungai, di tanah tinggi maupun di pesisir pantai, di tempat-tempat yangg belum pernah kita bina. Kami berlima merupakan jembatan pemerintahan, kemudian ditambah dengan suara-suara politik, suara-suara pengabdian, suara-suara adat, suara-suara masyarakat, suara-suara ketokohan, untuk bisa menyuarakan ini, kami tugas utama adalah memfasilitasi, memediasi, membuat regulasi, mendukung dan juga menjalankan apa yang diamanatkan pada kita," kata Frederikus Gebze.

"Apa keunggulan Boven Digul, Mappi, Asmat, Merauke, dan Pegunungan Bintang. Kita jadikan satu payung. Kemudian diagendakan dan dipersiapkan menjadi jaminnan supaya nanti tempat ini benar-benar siap membangun, siap membiayai, siap berdiri, siap mandiri, dan siap berkompetisi untuk wilayah-wilayah," lanjut Fredy.

Hadir juga dalam kesempatan itu, Johanes Gluba Gebze Mantan Bupati Merauke yang juga merupakan tokoh penting di balik inisasi pembentukan Papua Selatan ini. Menurutnya, pembentukan provinsi Papua Selatan ini sudah melalui proses yang panjang dan ia berharap dapat direaliasiskan dengan cara yang tepat dan sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

"Jangan lagi persiapan-persiapan sebaiknya sudah langsung saja didirikan Provinsi Papua Selatan Definitif," kata Johanes Gluba Gebze.

Setelah deklarasi, kelima bupati kemudian melanjutkan rapat tertutup untuk membahas lebih lanjut rencana dan membahas rumusan penting yang menentukan masa depan Papua Selatan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini