Share

Jokowi Tunjuk 7 Stafsus Milenial, KSP: Generasi Muda Sekarang Ada di Posisi Penting

Fadel Prayoga, Okezone · Rabu 27 November 2019 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 27 337 2135068 jokowi-tunjuk-7-stafsus-milenial-ksp-generasi-muda-sekarang-ada-di-posisi-penting-RG5qtCdq3J.jpg

JAKARTA - Ditunjuknya tujuh milenial untuk menjadi staf khusus (stafsus) Presiden dianggap sebagai strategi jitu Jokowi untuk mempercepat pembangunan di periode keduanya.

Jokowi disebut jeli melihat peluang bahwa di tahun 2030, sekira 70 persen penduduk Indonesia masuk usia produktif, atau masuk ke fase milenial. Penunjukkan stafsus dari kalangan muda dianggap sebagai strategi Jokowi untuk pembangunan di masa depan.

“Generasi muda saat ini menjadi posisi sangat penting, dan saat ini waktu yang tepat untuk membangun sebuah visi dan misi bersama dengan generasi saat ini,” kata Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Rawanda W Tuturoong dalam sebuah diskusi kepemudaan di Gado-Gado Boplo, Cikini, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Potensi Stafsus Milenial Harus Dioptimalkan untuk Ikut Memajukan Bangsa

Rawanda juga mengajak kepada generasi milenail untuk bergabung bersama pemerintah untuk membangun dan melalukan perubahan demi kemajuan bangsa. Termasuk dirinya yang optimis generasi milenail bisa memberikan dampak positif bagi bangsa.

“Di era digital sekarang tentu bisa sama-sama belajar dan memberikan gagasan, ide yang bagus. Kalau ada pilihan saya termasuk orang yang optimis bahwa pembangunan Indonesia akan berjalan dengan dukungan dari generasi milenial,” tegasnya.

Diskusi Boplo

Sementara itu, Juru bicara PSI, Mikhail Gorbachev optimis bahwa generasi milenal akan membawa perubahan signifikan bagi kemajuan bangsa, menurutnya tahun 2019 ini secara populasi generasi milenial ini sangat besar dan milanial ini diperbutkan dunia. Bahkan wisata dalam negeri bisa terngkat karena anak-anak muda.

“Pak Jokowi sangat menangkap betul hal itu, sehingga dia mengangkat staf khususnya dari kalangan anak-anak muda. Ini bukti bahwa tren anak muda saat ini sangat baik, dan tentunya Pak Jokowi ingin belajar lebih baik lagi untuk membangun Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Ketua Umum KNPI, Haris Pertama mengatakan bahwa untuk melibatkan anak-anak muda perlu sebuah pelatihan khusus sehingga ketika bersaing anak-anak muda kita punya skil dan siap bertarung di dunia kerja.

“Presiden Jokowi harus fokus membangun anak-anak muda yang produktif, jangan kemudian dijadikan alat politik semata. Berikan mereka pelatihan khusus, kalau perlu sampai ketingkat desa. Saya melihat bahwa perhatian khusus dari pemerintah kurang dari 5% dari jumlah yang ada, harusnya mereka bisa lebih diperhatikan lagi,”ujar Hari.

Sementara, Pengamat Politik, Hasan Nasbi menilai generasi milenial saat ini jumlahnya sangat besar ini bisa menjadi energi yang sangat besar bagi bangsa asal penempatanya tepat, masalahnya anak muda sekarang kelemahannya satu, kurang pengalaman.

“Pak Jokowi mencoba mengkombinasikan itu, bila ini berhasil saya yakin akan meledak sekali karena mendapat masukan ide-ide yang cemerlang dari anak-anak muda, dan saya yakin kalau berhasil bisa melampaui masa yang terhadulunya,” papar Hasan.

Diskusi bertajuk #IndonesiaPodcastShow diselenggarakan oleh anak-anak muda yang memiliki radio online www.pemudafm.com. Mengambil tema Pembangunan Indonesia Periode Kedua Jokowi di Mata Generasi Milenial.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini