nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Potensi Stafsus Milenial Harus Dioptimalkan untuk Ikut Memajukan Bangsa

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 27 November 2019 10:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 27 337 2134935 potensi-stafsus-milenial-harus-dioptimalkan-untuk-ikut-memajukan-bangsa-OYWvSRelGJ.jpg Presiden Jokowi memperkenalkan tujuh staf khusus dari kalangan milenial. (Foto: Setkab)

JAKARTA – Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Fathul Bari turut memberikan apresiasi kepada Presiden Joko Widodo yang mengangkat tujuh staf khusus dari kalangan milenial. Ia menilai keputusan tersebut membuat terbukanya ruang bagi kaum muda di pemerintahan.

Namun, Fathul meminta Presiden Jokowi bisa mengoptimalkan potensi yang mereka miliki untuk kemajuan bangsa Indonesia. Jangan sampai, ucap dia, ketujuh stafsus itu hanya dijadikan sebagai ajang pencitraan dan gimik.

Baca juga: Staf Khusus Milenial Diharapkan Tak Jadi Komoditas Pencitraan 

"Keberadaan mereka bukan hanya jadi objek komoditas pencitraan dan gimik dari Presiden Jokowi, atau bahkan politik pengalihan terhadap isu-isu penting lainnya, seperti isu Perppu KPK, BPJS, dan sebagainya," ujar Fathul ketika berbincang dengan Okezone, Rabu (27/11/2019).

Tujuh staf khusus milenial. (Foto: Dok Okezone/Fakhrizal Fakhri)

Ia melanjutkan, tugas pokok serta fungsi ketujuh stafsus milenial tersebut harus bisa dipastikan dengan jelas, sehingga dapat bekerja dengan baik dan benar.

"Banyak isu terkait kebijakan terhadap milenial yang banyak jadi catatan, misal tentang pertumbuhan ekonomi yang stagnan di tengah bonus demografi yang sedang terjadi, tingginya tingkat pengangguran terdidik, serta rasio utang terhadap PDB yang mencapai angka 36 persen sehingga jadi beban utang generasi karena tiap orang memiliki beban utang masing-masing Rp18 juta," paparnya.

Baca juga: Staf Khusus Milenial Diminta Pahami Isu yang Berkembang di Masyarakat 

Sebelumnya pada Kamis 21 November 2019, Presiden Jokowi memperkenalkan tujuh milenial yang diangkat menjadi staf khusus. Mereka berasal dari beragam latar belakang.

"(Tugasnya) mengembangkan inovasi-inovasi," kata Jokowi.

Adapun ketujuh stafsus presiden periode 2019–2024 adalah:

1. Adamas Belva Syah Devara - Pendiri Ruang Guru.

2. Putri Tanjung - CEO dan Founder Creativepreneur.

3. Andi Taufan Garuda Putra - CEO Amarta.

4. Ayu Kartika Dewi - Perumus Gerakan Sabang-Merauke.

5. Billy Mambrasar - Pemuda asal Papua, penerima beasiswa kuliah di Oxford.

6. Angkie Yudistia - Pendiri Thisable Enterprise (kader PKPI, difabel tunarungu).

7. Aminuddin Maruf - Aktivis Kepemudaan Mahasiswa yang juga mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII).

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini