Share

Staf Khusus Milenial Diminta Pahami Isu yang Berkembang di Masyarakat

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 27 November 2019 00:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 26 337 2134836 staf-khusus-milenial-diminta-pahami-isu-yang-berkembang-di-masyarakat-MkZkLydOnf.jpg Jokowi saat memperkenalkan 7 stafsusnya dari kalangan milenial. (Foto: Setkab)

JAKARTA – Pengangkatan staf khusus (stafsus) dari kalangan milenial dinilai merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo (Jokowi). Karena itu, pengangkatan tersebut tak memiliki persoalan apapun.

"Prinsipnya itu hak prerogatif presiden, tidak ada persoalan baik itu presiden mengangkat dari usia yang muda, dari segi umur itu tidak masalah, (juga) kapasitasnya,” kata pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Zaenal A. Budiyono ketika dihubungi, Selasa (26/11/2019).

Zaenal menambahkan, staf khusus presiden yang berasal dari kalangan milenial merupakan orang-orang berprestasi di bidangnya. Memang yang perlu diperhatikan bidang orang-orang tersebut hampir sama.

"Dari segi usia tidak masalah, hanya saja latar belakangnya agak mirip-mirip. Ini kan kalau dilihat, mengangkat aktivis di bidang digital, seharus lebih berwarna," tutur Zaenal.

Staf Khusus Presiden Jokowi. (Foto: Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

Dalam hal ekonomi, Zaenal menyaranakn Presiden Jokowi juga mengangkat staf khusus. Kalangan milenial yang perlu diangkat adalah yang paham sektor riil.

Selain ekonomi, dia menilai Jokowi juga perlu mengangkap staf khusus yang paham isu-isu ketegangan sosial yang acap terjadi belakangan ini.

"Harus faham soal isu-isu yang berkambang. Sekali lagi, ini tidak ada masalah, hanya saja harus lebih beragam. Apalagi ini periode kedua pemerintahan Jokowi sehingga staf khusus yang diangkat mengerti betul permasalahan yang terjadi," kata Zaenal.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini