KPK Perpanjang Masa Penahanan Mantan Ketua DPRD Tulungagung

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 26 November 2019 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 26 337 2134732 kpk-perpanjang-masa-penahanan-mantan-ketua-dprd-tulungagung-IsFxpWYhVU.JPG Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (Foto: Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Ketua DPRD Tulungagung, Jawa Timur, Supriyono, selama 40 hari ke depan.

"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan dimulai tanggal 27 november 2019 sampai dengan 5 Januari 2020 untuk SPR, Ketua DPRD Kota TulungAgung," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Diketahui, Supriyono dijerat dua pasal sekaligus yakni terkait suap dan gratifikasi. Supriyono diduga menerima uang sekira Rp4,8 miliar ‎selama periode 2015-2018 dari Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan atau APBD-P Kabupaten Tulungagung.

KPK memiliki batas waktu 120 hari melakukan penahanan terhadap seorang tersangka korupsi sebagaimana diatur dalam dalam KUHAP di Pasal 24, Pasal 25, dan Pasal 29.

"Suap terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Tulungagung TA 2018," ujar Febri.

Syahri Mulyo telah divonis bersalah oleh pengadilan karena terbukti menerima suap dari sejumlah dari pengusaha. Penerimaan itu diduga dilakukan untuk memperlancar proses pembahasan APBD, mempermudah pencairan DAK, dan Bantuan Keuangan Provinsi sebesar Rp750 juta sejak 2014-2018.

Atas perbuatannya, Supriyono dikenakan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini