Mendagri Tito Ajukan Pergeseran Anggaran untuk Blangko e-KTP saat Rapat dengan DPR

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Selasa 26 November 2019 16:50 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 26 337 2134683 mendagri-tito-ajukan-pergeseran-anggaran-untuk-blangko-e-ktp-saat-rapat-dengan-dpr-zCaUzHOX6Z.jpg Ilustrasi KTP (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengajukan pergeseran anggaran yang dimiliki lembaganya saat rapat dengan Komisi II DPR RI. Adapun pergeseran anggaran itu dilakukan untuk pemenuhan blanko KTP elektronik (e-KTP) yang saat ini masih kurang.

“Pergesaran anggaran antar komponen. Kami sampaikan ini berkenaan dengan pemenuhan kebutuhan blangko KTP elektronik tahun 2019,” ungkap Tito saat rapat dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Tito menerangkan apabila sampai akhir tahun 2019 ini blangko masih diperlukan sebanyak 11 juta keping. Dia merincikan 11 juta keping e-KTP itu 8 juta untuk reguler dan 3 juta untuk pemekaran wilayah.

“Dari 11 juta keping itu, sebanyak 3,5 juta keping sudah terpenuhi. Masih kurang 7,4 juta lagi dan membutuhkan anggaran Rp78 Miliar,” ungkap Tito.

Tito

Baca Juga: Tak Telat Lagi, Mendagri Tito Karnavian Dipuji Ketua Komisi II DPR RI

Tito pun tak memungkiri dengan kekurangan blangko e-KTP itu maka membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi terhambat. “Karena kekurangan ini pelayanan masyarakat jadi terhambat,” ungkap Tito.

Oleh karena itu, dalam rapat kali ini Tito meminta persetujuan dari DPR, khususnya Komisi II DPR, agar khusus pergeseran komponen anggaran di kementeriannya untuk memenuhi kebutuhan blangko e-KTP.

"Kami dalam kesempatan ini kami memohon persetujuan agar pergeseran pagu antara program dapat dipenuhi dengan maksud untuk memenuhi kebutuhan blangko elektronik,” tutup Tito.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini