Isu Radikalisme Kini Jadi PR Pemerintah yang Harus Segera Diselesaikan

Achmad Fardiansyah , Okezone · Selasa 26 November 2019 12:23 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 26 337 2134546 isu-radikalisme-kini-jadi-pr-pemerintah-yang-harus-segera-diselesaikan-ubr45gsKoa.jpg

JAKARTA – Radikalisme kini menjadi pekerjaan rumah (PR) pemerintah Indonesia dalam waktu panjang. Pasalnya, radikalisme kian berkembang selama satu dekade terakhir.

Pengamat politik Universitas Bung Karno Faisal Chaniago mengatakan, mereka yang terpapar radikalisme punya prinsip tanpa ideologi dalam bernegara. Mereka bergerak atas ideologi yang mereka ciptakan.

Baca Juga: Din Syamsuddin: Cari Akar Masalah Intoleransi dengan Dialog 

"Ini bukan lagi permasalahan ekonomi, tapi mereka bergerak atas nama keyakinan sendiri. Karena, mereka (yang terpapar) ideologi (punya) paham sendiri, sehingga sulit mengubah pola pikir mereka," kata Faisal, Selasa (26/11/2019).

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Dia menambahkan, berkaitan dengan radikalisme itu contohya ada pihak-pihak yang menghembuskan isu khilafah. Paham demikian secara tidak langsung ingin mengubah sistem negara.

"Karena radikalisme itu ideologi mereka, mereka punya prinsip yang menurut mereka benar," kata Faisal.

Pemerintah, kata Faisal, harus bisa mengubah pola pikir orang-orang yang terpapar radikalisme. Pemerintah harus benar-benar bisa meningkatkan kesadaran mereka dalam sistem bernegara.

"Dan radikalisme ini tidak hanya ada di Islam. Radikalisme di luar negeri juga ada, jadi bukan hanya pada Islam, karena dasar mereka ingin mengubah negara," kata Faisal.

Baca Juga: Kerap Membesuk Umar Patek, Sang Istri Selalu Bawakan Sayur 

Menurut Faisal, isme-isme yang berkembang di Indonesia adalah paham yang tidak meyakini Pancasila. Mereka lahir hanya memperjuangkan ideologi mereka sendiri. Di situlah peran negara untuk mengubah pola pikir mereka.

“Apalagi selama ini mereka bergerak secara irasional," pungkas Faisal.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini