Bertemu Presiden Korea, Jokowi Bahas Kerja Sama Pemindahan Ibu Kota

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 25 November 2019 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 25 337 2134312 bertemu-presiden-korea-jokowi-bahas-kerja-sama-pemindahan-ibu-kota-qiRx7PdqN1.jpg Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Bertemu Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di sela-sela pelaksanaan ASEAN-Republic of Korea (RoK) Summit di Westin Chosun Hotel, Busan, Senin (25/11/2019).

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menyambut baik peningkatan kerja sama ekonomi kedua negara dalam menghadapi situasi ketidakpastian ekonomi dunia seperti saat ini.

Baca Juga: Ibu Kota Pindah ke Kaltim, Jokowi: Masih Tunggu Kajian 

"Di tengah situasi sulit seperti ini, upaya memperkuat kerja sama diantara kita menjadi lebih penting artinya," kata Jokowi.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) Bertemu Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (foto: Biro Pers Setpres)	 

Lebih lanjut Presiden Jokowi menyambut selesainya perundingan Indonesia-Korea Selatan Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA).

"Saya harap dokumen ini ditandatangani pada awal 2020. IK-CEPA adalah simbol komitmen kedua negara bagi keterbukaan ekonomi," ujarnya.

Sementara Presiden Moon pun menyambut baik segera ditandatanganinya IK CEPA. "Kerja sama kedua negara pasti akan meningkat," kata dia.

Selain itu, Presiden Moon juga menawarkan kerja sama dalam pemindahan ibu kota negara. "Saya mengerti pemindahan ibu kota merupakan tugas dan fokus pemerintahan di periode kedua ini," tutur Presiden Moon.

Presiden Jokowi juga menanggapi positif tawaran kerja sama teknis pembangunan ibu kota baru Indonesia. "Saya harapkan kerja sama tersebut dapat mengembangkan ibu kota Indonesia baru yang smart, green, safe, inclusive dan resilient," ucap dia.

Di bidang investasi, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengharapkan investasi Korea akan terus meningkat di masa depan.

Baca Juga: Bangun Ibu Kota Baru, KLHK Gandeng Australia 

Dalam pertemuan bilateral tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Kemudian, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Dubes RI untuk Korea Selatan Umar Hadi.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini