nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Istana Jawab Kabar Mahar Menteri Senilai Rp500 Miliar

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 25 November 2019 18:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 25 337 2134289 istana-jawab-kabar-mahar-menteri-senilai-rp500-miliar-WBVKiPUQYT.jpg Istana Presiden (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung membantah tegas pernyataan Humphrey Djemat yang mengatakan adanya rekannya yang profesional yang diminta Rp500 miliar bila ingin menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Pramono mengatakan bahwa uang Rp500 miliar merupakan jumlah yang sangat besar bila ditukarkan dengan jabatan sebagai menteri.

"Enggak mungkin! Dan untuk apa kasih uang Rp500 miiar hanya sekedar jadi menteri. Kan ini secara logika juga tidak masuk akal. Menteri gajinya enggak sampai Rp100 juta. Bagaimana bisa uang dengan sejumlah itu dikeluarkan," kata Pramono di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/11/2019).

Pramono menerangkan, proses rekrutmen menteri yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah dilakukan secara hati-hati. "Dan kemudian kalau pada hari ini ada isu seperti itu, yang pertama uang Rp500 miliar bukan uang kecil. Sangat besar sekali," tutur dia.

Pramono

Baca Juga: Mukernas PPP Buka Peluang Bahas Islah dengan Kubu Humphrey Djemat

Politisi PDIP itu menerangkan bahwa ada lembaga PPATK hingga KPK yang bisa dengan mudah melacak adanya uang sebesar Rp500 miliar tersebut.

"Sekarang ini uang di atas Rp100 juta saja sudah sangat gampang dilacak baik oleh PPATK, oleh KPK, oleh kejakasaan, oleh kepolisian," imbuhnya.

Ia menambahkan, pos menteri yang ada di Kabinet Indonesia maju langsung dipilih oleh Jokowi. Selain itu, sambung Pramono, calon menteri yang merupakan representasi parpol tertentu juga tak semua dipilih oleh Jokowi.

"Bahkan beberapa nama-nama yang cukup baik dan kredibel, dan juga nama besar, Presiden ada yang tidak setuju. Sehingga dengan demikian isu itu pasti isu yang pasti tidak akan bisa dibuktikan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini