Share

Suap Distribusi Gula, Eks Ketua KPPU Disebut Terima Uang Rp1,96 Miliar

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 25 November 2019 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 25 337 2134241 suap-distribusi-gula-eks-ketua-kppu-disebut-terima-uang-rp1-96-miliar-zGHlpjhjeW.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Mantan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sekaligus Komisaris Utama PT Perkebunan Negara (PTPN) VI, Muhammad Syarkawi Rauf ‎disebut terima uang sebesar 190.300 dolar Singapura atau setara Rp1,96 miliar dari ‎Direktur Utama (Dirut) PT Fajar Mulia Transindo‎, Pieko Nyotosetiadi.

Sebagaimana hal tersebut terungkap dalam sidang dakwaan Pieko Nyotosetiadi terkait perkara dugaan suap distribusi gula di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III tahun 2019.‎ Dalam dakwaan Pieko, Syarkawi disebut oleh Jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima uang untuk memuluskan dugaan praktik monopoli gula.

‎"Terdakwa telah memberikan uang kepada Muhammad Syarkawi Rauf seluruhnya sebesar SGD190.300 atau setara dengan Rp1.966.500.000,00," kata Jaksa KPK, Ali Fikri saat membacakan surat dakwaan untuk Pieko di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019).

 Baca juga: Pengusaha Pieko Nyotosetiadi Didakwa Menyuap Dirut PTPN III Rp3,55 Miliar

Jaksa membeberkan, uang tersebut diberikan Pieko kepada Syarkawi dalam dua kali tahapan. Tahap pertama terjadi pada ‎2 Agustus 2019 di Hotel Santika Jakarta Selatan, sebesar 50.000 dolar Singapura atau setara dengan Rp516.500.000.

Pemberian kedua terjadi pada 29 Agustus 2019 sebesar 140.300 dolar Singapura atau setara‎ dengan Rp1.450.000.000. Pemberian kedua diserahkan Pieko melalui Direktur Pemasaran PTPN III, I Kadek Kertha Laksana di ruangan Kadek di lantai 15 Gedung Agro Plaza, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

 Baca juga: KPK Periksa Dua Ketua APTRI Terkait Kasus Distribusi Gula

Pemberian uang tersebut disebut Jaksa ‎untuk menghindari kesan adanya praktek monopoli perdagangan melalui sistem kontrak jangka panjang yang digarap perusahaan Pieko. sehingga, Pieko berinisiatif menyuap Syarkawi Rauf untuk pembuatan kajian.

‎Sebelumnya, Pieko Nyotosetiadi didakwa oleh Jaksa KPK telah menyuap Dirut PT Perkebunan Negara (PTPN) III Persero, Dolly Parlagutan Pulungan sebesar 345.000 dolar Singapura atau setara Rp3,5 miliar. Uang itu diterima Dolly melalui Direktur Pemasaran PTPN III, I Kade Kertha Laksana.

Uang suap tersebut diduga berkaitan dengan persetujuan Dolly dan Kadek Kertha dalam pemberian kontrak kerja jangka panjang kepada perusahaan Pieko atas pembelian gula kristal putih yang oleh PTPN dengan pendistribusiannya melalui PTPN III.

Follow Berita Okezone di Google News

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini