nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hanura Nilai Komposisi 7 Staf Khusus Milenial Jokowi Tak Proporsional

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 25 November 2019 08:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 25 337 2133967 hanura-nilai-komposisi-7-staf-khusus-milenial-jokowi-tak-proporsional-6u7cHDS92S.jpg Staf Khusus Jokowi. (Foto : Okezone.com/Fakhrizal Fakhri)

JAKARTA – Wasekjen DPP Partai Hanura, Tri Dianto, menilai komposisi tujuh staf khusus (stafsus) Presiden Indonesia Joko Widodo (Joko Widodo) yang berlatar belakang milenial tidak proporsional.

"Hanya memang agak kebanyakan. Terlalu banyak untuk mewakili kelompok milenial. Tujuh orang staf khusus milenial. Jadi ya kesannya tidak khusus lagi. Staf yang agak umum," kata Tri kepada Okezone, Jakarta, Minggu (24/11/2019).

Selain itu, kata Tri, perwakilan tujuh generasi muda di lingkaran Istana itu tidak mewakili golongan kaum rakyat kecil di Indonesia.

"Kalau boleh kritik sedikit, staf khusus yang mewakili milenial miskin dan dari desa tidak ada. Padahal kan milenial dari desa kan jumlahnya besar. Tapi ya rapopo-lah. Terserah Pak Jokowi saja," ujar Tri.

7 stafsus Jokowi

Namun, Tri menekankan, agar publik memberikan kesempatan kepada tujuh milenial itu untuk membuktikan dapat membuat gebrakan baru demi kemajuan bangsa Indonesia.

"Apalagi kan ada yang masih 23 tahun umurnya dan ternyata anaknya Pak Chairul Tanjung. Tapi kita harus beri kesempatan mereka bekerja membantu presiden. Semoga bisa bekerja baik dan berguna. Kita berbaik sangka saja," ucap Tri.

Di sisi lain, Tri meyakini bahwa di balik keputusan Jokowi menunjuk tujuh pemuda itu menjadi stafsus pasti memiliki agenda dan alasan yang kuat.


Baca Juga : 7 Stafsus Milenial Jokowi Bergaji Rp51 Juta Per Bulan  

"Ya itu sih terserah Pak Jokowi. Kan kewenangan presiden. Pasti Pak Jokowi punya pertimbangan sendiri," tutur Tri.

Baca Juga : Refly Harun Tuding Stafsus Milenial Jokowi Kerjanya Hanya Beropini

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini