PKS Anggap Wacana Penambahan Masa Jabatan Presiden Berbahaya

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 25 November 2019 06:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 25 337 2133948 pks-anggap-wacana-penambahan-masa-jabatan-presiden-berbahaya-Q7czIwxeR8.jpg Mardani Ali Sera (Foto: Okezone)

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menganggap bahwa munculnya penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode dalam amandemen terbatas UUD 1945 adalah hal yang berbahaya.

"Wacana penambahan masa jabatan Presiden berbahaya," kata Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera kepada Okezone, Jakarta, Minggu (24/11/2019).

Berbahaya yang dimaksud, dijelaskan Mardani, lantaran adanya pembatasan kepemimpinan seorang presiden di Indonesia merupakan cita-cita dan agenda reformasi 1998.

Baca Juga: Wacana Penambahan Masa Jabatan Presiden Disebut Tak Berlaku untuk Kepemimpinan Jokowi

Menurutnya, apabila wacana itu kembali didengungkan maka akan mengkhianati agenda suci dari reformasi yang telah memakan korban dan darah.

"Pembatasan itu hasil reformasi yang berdarah-darah. Ditegakkan untuk mencegah kekuasaan absolut," ujar Mardani.

Jika dilihat dari peta politik dewasa ini, Mardani menilai semakin berbahaya apabila wacana itu dihembuskan. Mengingat, saat ini, kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki koalisi yang gemuk.

"Dengan kondisi koalisi yang tambun dan oposisi yang ramping atau kecil ide ini berbahaya," tutur Mardani.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini