nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Surya Paloh Beberkan Syarat Indonesia Agar Jadi Negara Besar

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Minggu 24 November 2019 18:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 24 337 2133850 surya-paloh-beberkan-syarat-indonesia-agar-jadi-negara-besar-slGRKPDSH7.jpg Ketum Partai Nasdem Surya Paloh (Foto : DPP Nasdem)

JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem, Surya Paloh meyakini Indonesia dapat menjadi bangsa yang besar dan disegani oleh negara serta bangsa lain. Kendati demikian, kata Paloh, untuk menjadi bangsa yang besar dan hebat tentunya ada banyak persyaratan yang harus dilewati.

"Itulah cita-cita kita saya katakan cita-cita, itu benar cita-cita selayaknya kita peroleh untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara super power," kata Surya Paloh melalui keterangan resminya, Minggu (24/11/2019).

Ilustrasi

Menurut Paloh, untuk menjadi bangsa hebat, Indonesia harus bersatu menyamakan persepsi membangun kesadaran bersama dengan gerakan perubahan untuk restorasi Indonesia. "Kita mulai dengan membangun kesadaran bersama dengan gerakan perubahan untuk restorasi Indonesia," ucap Surya Paloh.

Diingatkannya, untuk menjadi sebuah bangsa yang besar, maka seluruh elemen masyarakat juga harus dapat memperbaiki segala kekurangan. Termasuk adanya pikiran-pikiran negatif dan saling menyalahkan.

"Kita mau memperbaiki kekurangan kita dan kita jujur kepada diri kita dan kita harus bersatu diantara kita dan kita buang pikiran pikiran yang negatif dan upaya upaya saling saling menyalahkan diantara kita," ujar Surya Paloh.

Baca Juga : Abaikan Survei, Menteri Edhy Pilih Fokus Kerja

Tak hanya itu, Paloh kembali mengingatkan untuk menjadi negara yang besar seharusnya seliruh elemen punya sikap yang tidak saling menyalahkan serta membangun komunikasi uang baik. Selama ini, kllaim Paloh, hal tersebut sudah dilakukan oleh Nasdem.

"Nasdem partai politiknya paling cair di dalam berkomunikasi dan yang paling mudah untuk menerima pandangan-pandangan yang berbeda, tapi mencari kesamaan dari perbedaan-perbedaan," ujar Paloh.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini