nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peristiwa 23 November: Ethiopian Airlines Dibajak hingga Jatuh di Samudera Hindia & Tewaskan 123 Orang

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 23 November 2019 06:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 23 337 2133432 peristiwa-23-november-ethiopian-airlines-dibajak-hingga-jatuh-di-samudera-hindia-tewaskan-123-orang-MkzjhXuSaT.JPG Pesawat Ethiopian Airlines (Foto: Okezone.com/Aini Lestari)

JAKARTA – Berbagai peristiwa terjadi pada 23 November. Pada 1996 tepat hari ke-327 dalam kalender Gregorian itu, pembajakan pesawat menimpa maskapai Ethiopian Airlines. Akibatnya, pesawat tersebut jatuh di Samudera Hindia karena kehabisan bahan bakar hingga menewaskan 123 orang.

Berikut ulasannya sebagaimana dikutip Okezone dari laman Wikipedia:

1890 - Raja William III dari Belanda meninggal tanpa pewaris tahta pria, undang-undang khusus pun dibuat agar Putri Wilhelmina menjadi Ratu.

Dia adalah Raja Belanda dan adipati agung dari Luksemburg (1849-1890). Pada 23 November 1890, dia meninggal dunia dan mewariskan tahta kepada putrinya, Wilhelmina yang ketika itu baru berumur 10 tahun.

1955 - Britania Raya menyerahkan penguasaan atas Kepulauan Cocos kepada Australia.

1980 - Serangkaian gempa bumi melanda wilayah selatan Italia dan memakan korban lebih dari 4.800 jiwa.

1985 - Pesawat EgyptAir nomor penerbangan 648 dibajak. Saat mendarat di Malta, pasukan komando Mesir menyerbu ke dalam pesawat dan menewaskan 60 orang.

1996 - Pesawat Ethiopian Airlines dibajak dan jatuh di Samudra Hindia karena kehabisan bahan bakar, 123 orang tewas.

Terjadi pembajakan yang dilakukan oleh tiga orang terhadap pilot Boeing 767 milik Ethiopian Airlines Penerbangan 961. Penerbangan tersebut merupakan yang pertama dalam rute Trans Afrika dari Addis Ababa-Nairobi-Brazzaville-Lagos-Abidjan. Pembajak tersebut memaksa pilot untuk terbang ke Australia, karena tidak cukup bahan bakar, pesawat terbang di sepanjang pesisir pantai Afrika, ATC Nairobi yang mengetahui kejadian tersebut menyarankan mereka untuk mendarat di Mombasa.

Sayangnya, bahan bakar pesawat habis dan salah satu mesin pesawat mati sebelum mendarat di Mombasa. Pesawat mendarat di air dengan radius 500m lepas pantai. Kejadian ini mengakibatkan 123 dari 175 penumpang dan awak kabin tewas. Kapten Leul Abate menjadi sorotan media AS karena telah melakukan pendaratan di laut dengan baik dan dapat menyelamatkan beberapa penumpang. Di sisi lain Semua pembajak diperkirakan tewas.

2001 - Stasiun penyiaran televisi TV7 didirikan di Jakarta sebagai stasiun televisi swasta ketujuh di Indonesia.

2003 - Presiden Georgia, Eduard Shevardnadze mengundurkan diri dari jabatannya.

Ia merupakan Presiden Georgia dari 1995 sampai 23 November 2003. Dia mengundurkan diri di tengah kritikan yang memuncak yang diakibatkan oleh pemilihan parlemen yang bersengketa. Keahlian politik Shevardnadze membuatnya mendapat julukan Tetri Melia alias 'Rubah Putih'.(put)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini