Moeldoko Tak Setuju BNN Dibubarkan

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 22 November 2019 15:23 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 22 337 2133194 moeldoko-tak-setuju-bnn-dibubarkan-u1TyZ5i7IZ.jpg KSP Moeldoko

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP)Moeldoko menegaskan bahwa pemerintah tidak setuju bila Badan Narkotika Nasional (BNN) dibubarkan.

"Menurut saya jangan (dibubarkan)," tegas Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/11/201).

Diketahui sebelumnya, Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu meminta agar BNN dibubarkan. Hal itu disampaikan dalam rapat kerja Komisi III dengan BNN di gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 21 November 2019.

Moeldoko menjelaskan, narkoba merupakan ancaman nyata bagi bangsa dan negara sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus dengan mengoptimalisasi peran BNN.

"Saran saya bukan dibubarkan tapi justru dioptimalisasi peran-peran BNN itu. Kalau ada yang kurang, di mana kurangnya?, feedback dari masyarakat sangat diperlukan," ujar Moeldoko.

Mantan panglima TNI itu menuturkan, pembubaran BNN akan berdampak semakin banyaknya korban narkoba di masyarakat. "Kalau kita tidak punya badan itu (BNN), maka semakin mengerikan ancaman itu. Jadi yang terpenting ada penguatan bukan pembubaran," tutur Moeldoko.

Sejumlah anggota Komisi III meminta BNN mengkritik kinerja BNN. Salah satunya adalah anggota Komisi III dari Fraksi PAN, Sarifuddin Sudding.

"Kalau hanya sebatas program segala macam tanpa ada tindakan konkret, ya saya kira (tidak) perlu saya kira BNN ini. Makanya kita kemarin dengan pihak kepolisian kita dorong niat institusi kepolisian untuk melakukan atau paling tidak dilebur gitu lho. Supaya kita bisa mendapatkan harapan baru dalam kaitannya masalah pemberantasan narkoba. Karena jaringan-jaringan internasional ini kan sangat nyata," kata Sudding.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini