nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cuaca Buruk, Pesawat Garuda Mendarat Darurat di Bandara Halim Perdanakusuma

Jum'at 22 November 2019 15:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 22 337 2133186 cuaca-buruk-pesawat-garuda-mendarat-darurat-di-bandara-halim-perdanakusuma-S9DpB9NOPa.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Dikarenakan cuaca buruk, pesawat Garuda dengan penerbangan GA 271 mendarat darurat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, yang seharusnya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Atas kejadian tersebut, seluruh penumpang emosi karena tak diperbolehkan turun dari pesawat. Mereka bersikukuh tidak mau terbang lagi, karena trauma setelah pesawat gagal mendarat di Bandara Soetta.

Salah satu penumpang, Sigit Pramono mengatakan, penumpang pesawat rute Banyuwangi-Cengkareng ini menolak terbang lagi karena trauma. Mereka cemas karena pesawat sebelumnya sempat berputar-putar di udara, namun gagal mendarat.

”Penumpang mengancam untuk berdiri jika pesawat tetap diterbangkan. Ini bahkan ada penumpang, seorang lawyer, seandainya dikasih Rp1 miliar suruh terbang lagi, tidak mau,” kata Sigit saat dihubungi iNews.id, Jumat (22/11/2019).

 Garuda Indonesia

Ia pun merasa heran dengan pihak Garuda Indonesia yang tidak memperbolehkan penumpang turun dari pesawat.

”Ini hanya soal aturan administrasi, bisa dikoordinasikan. Tapi bagaimana dengan penumpang yang ketakutan dan trauma ini juga harus dipikirkan,” sambungnya.

Perlu diketahui sebelumnya, pesawat GA 271 terbang dari Bandara Internasional Banyuwangi, Jumat (22/11/2019) sekira pukul 09.10 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Soetta pukul 11.46 WIB. Namun karena cuaca buruk, pesawat mengalihkan pendaratan (divert) ke Halim Perdankusuma.

Selama satu jam, penumpang dibiarkan menunggu di dalam pesawat. Mereka tidak diperkenankan turun dengan alasan pesawat terjadwal landing di Bandara Soetta. Hingga siang ini, penumpang tetap tak diizinkan turun.

Menanggapi hal itu, Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, M Ikhsan Rosan mengaku akan memberikan penjelasan secepatnya terkait persoalan tersebut.

”Keterangan resmi sedang disiapkan, mohon tunggu,” kata Ikhsan saat dihubungi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini