Usut Suap Proyek Antar-BUMN, KPK Periksa Direktur Bisnis PT INTI

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 22 November 2019 10:28 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 22 337 2133052 usut-suap-proyek-antar-bumn-kpk-periksa-direktur-bisnis-pt-inti-PQxOcvw5rT.jpg Komisi Pemberantasan Korupsi. (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan suap proyek pengadaan pengerjaan ‎Baggage Handling System (BHS) yang melibatkan dua perusahaan BUMN yakni PT Angkasa Pura dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI).

Sejalan dengan pengusutan tersebut, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Bisnis PT INTI, Teguh Adi Suryandono. Ia akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka mantan dirut PT INTI, Darman Mappangara (DMP).

Baca juga: Direktur PT Angkasa Pura Solusi Dipanggil KPK Terkait Suap Proyek Antar BUMN 

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka DMP," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui pesannya, Jumat (22/11/2019).

Sejauh ini KPK sudah menetapkan tiga tersangka kasus dugaan suap proyek pengadaan BHS di PT Angkasa Pura Propertindo.

Ketiganya yakni mantan dirut PT INTI, Darman Mappangara; mantan direktur keuangan PT Angkasa Pura II, Andra Y Agussalam; dan orang dekat Darman Mappangara, Taswin Nur.

Baca juga: Sopir Akui Terima Tiga Kali Titipan Uang untuk Eks Dirkeu PT Angkasa Pura II 

Darman diduga bersama-sama orang kepercayaannya Taswin Nur menyuap dirkeu PT Angkasa Pura II, Andra Y Agussalam (AYA).‎ Suap itu diberikan agar PT INTI mendapat proyek dari PT Angkasa Pura.

Uang suap disalurkan Taswin Nur dan Darman ke Andra Y Agussalam. Kemudian Andra membantu mengawal agar sejumlah proyek di PT Angaksa Pura dapat dikerjakan oleh PT INTI.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini