nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dirut Petrokimia Bantah Terlibat Kasus Suap Distribusi Pupuk

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 21:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 21 337 2132926 dirut-petrokimia-bantah-terlibat-kasus-suap-distribusi-pupuk-GAFbILeZRK.jpg Dirut PT Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi (Foto : Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Direktur Utama (Dirut) PT Petrokimia Gresik, Rahmat Pribadi, pada sore ini. Usai diperiksa, Rahmat mengaku telah membeberkan skandal dugaan suap di bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) ke penyidik KPK.

Sedianya, Rahmat diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Direktur PT Humpus Transportasi Kimia (HTK), Taufik Agustono.

Ilustrasi

"Tanya saja pada penyidik, tadi sudah saya jelaskan semua," kata Rahmat di pelataran Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2019).

Disinggung soal pertemuannya dengan mantan Anggota DPR Fraksi Gilkar, Bowo Sidik di Penang Bistro, pada 31 Oktober 2017, Rahmat menyangkal. Kata Rahmat, awalnya dia dijadwalkan untuk bertemu koleganya Direktur PT Danareksa Sekuritas Saidu Solihin. Namun ternyata, sudah ada Bowo Sidik Pangarso disana.

"Tanya saja pada penyidik tadi sudah saya jelaskan semua. Tapi yang jelas pada sidang tipikor sebelumnya sudah terang benderang bahwa saya hanya diikut-ikutkan saja. Karena ada yang mengkaitkan," tegas Rahmad.

Baca Juga : Ibu Bersama 5 Anaknya Terlantar di Hutan Malaysia Setelah Suaminya Meninggal Dunia

Sejauh ini, KPK baru menetapkan empat orang tersangka dalam perkara ini. Keempatnya yakni, mantan anggota DPR Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso; orang kepercayaan Bowo, Indung; Marketing Manager PT HTK, Asty Winastiā€ˇ; serta Taufik Agustono.

Dalam perkara ini, Taufik Agustono diduga bersama-sama dengan Asty Winasti menyuap Bowo Sidik Pangarso dengan maksud tujuan agar PT HTK mendapatkan kelanjutan kontrak kerjasama sewa menyewa kapal untuk mendistribusikan pupuk. Suap tersebut diberikan kepada Bowo Pangarso melalui Indung.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini