nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DPR: Indonesia Urutan ke-12 Penyumbang Emisi Global

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 20:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 21 337 2132899 dpr-indonesia-urutan-ke-12-penyumbang-emisi-global-XK6bMtTTEs.jpg Foto Istimewa

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan Indonesia berkomitmen menurunkan kadar emisi karbon sebesar 29 persen sampai tahun 2030. Hal itu dikatakan Cak Imin di sela-sela sambutan tuan rumah Perdana Menteri Kroasia, Andrej Plenkovic dalam acara Europeans People's Party di Zagreb, Kroasia.

"Indonesia berkomitmen menurunkan kadar emisi karbon kita sebesar 29% sampai tahun 2030, dengan usaha sendiri. Caranya gimana? Caranya adalah transformasi dari kendaraan berbasis BBM fosil ke berbahan listrik, atau bio fuel. Maka, sekalian saya ajak negara-negara Eropa agar investasi ke Indonesia untuk mobil dan motor listrik. Minimal yang hybrid-lah," kata Cak Imin dalam keterangannya, Kamis (21/11/2019).

 Baca juga: Ini Penyebab Kebakaran Hutan di Gunung Lawu Sulit Diatasi

Menurutnya, saat ini Indonesia ada di urutan ke-12 penyumbang emisi global terbesar, terlebih ditambah dengan kebakaran hutan yang terjadi dibeberapa wilayah. Selain Indonesia negara tertinggi penyumpang emisi global adalah Cina, AS, India, Rusia, Jepang, Jerman, Iran, dan Saudi Arabia.

"Kita ada di urutan 12, namun kebakaran hutan kita membuat ranking ini agak sulit turun. Maka karhutla ini betul-betul penegakan hukumnya harus serius, agar target penurunan emisi bisa tercapai," sambungnya.

 Baca juga: Perusahaan Sawit di Riau Kembali Ditetapkan Tersangka Karhutla

"Biofuel dari sawit pun sedang kita genjot terus. Tahun depan B30 sudah mandatory, artinya pemerintah siap memberi insentif dan kemudahan pengembangan jenis ini secara optimal. Tahun 2020 saya hampir yakin kita bisa stop impor solar. Paling-paling ya hanya meneruskan kontrak impor yang lama. Duitnya bisa digeser untuk menambal BPJS, menambah kepesertaan kartu pra kerja. Macem-macemlah," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini