nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polemik Sertifikat Nikah, Menag: Pak Jokowi Tak Mau Anak Jadi Stunting, Kerdil dan Bodoh

Avirista Midaada, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 18:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 21 337 2132830 polemik-sertifikat-nikah-menag-pak-jokowi-tak-mau-anak-jadi-stunting-kerdil-dan-bodoh-ztjGm3yDai.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

KOTA MALANG - Wacana penerapan sertifikasi pernikahan yang dilakukan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) disebut Fachrul Razi bukan hal baru di Indonesia.

Hal ini ia sampaikan di sela - sela kunjungannya ke Universitas Islam Negeri (UIN) Malang pada Kamis siang (21/11/2019). "Itu sudah lama ada," jawab Fachrul Razi singkat kepada media.

Namun pihak Kementerian Agama (Kemenag) akan melengkapi lebih teknis terkait pemberlakuan sertifikasi tersebut. "Kita ingin lengkapi lebih teknis. Apa-apa yang harusnya distandar dan ditanya," lanjutnya.

Foto: Avirista Midaada

Menurutnya, usulan sertifikasi pernikahan dirasa perlu mengingat saat ini banyak orang tua yang kurang paham mengenai perawatan terhadap anak - anak.

"Dulu (sebelum sertifikasi diberlakukan) kita kurang peduli dengan masalah kesehatan. Terutama Pak Jokowi tak ingin anak-anak jadi stunting, kerdil, bodoh, lambat pemikirannya. Itu yang perlu ditekankan (dari sertifikasi pernikahan)," jelasnya.

Baca Juga: Dukung Program Sertifikasi Nikah, Kemenag Siapkan Tenaga Penyuluh di KUA

Sebagai informasi wacana pemberlakuan sertifikasi digaungkan kembali oleh pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) yang dipimpin oleh Muhadjir Effendy.

Nantinya pasangan yang akan menikah akan diberikan bimbingan pranikah meliputi multiaspek mencakup perencanaan keluarga, kesehatan, ekonomi rumah tangga, hingga masalah keturunan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini