PKS Hormati Bila Ada Kadernya Pindah ke Partai Gelora

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 21 November 2019 15:59 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 21 337 2132753 pks-hormati-bila-ada-kadernya-pindah-ke-partai-gelora-SqhMWMC0Vu.jpg Sekjen PKS, Mustafa Kamal (foto: ist)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mustafa Kamal menghormati apabila ada beberapa kadernya yang memutuskan pindah haluan ke Partai Gelora. Menurut dia itu merupakan pilihan warga negara.

"Kita menghormati tiap pilihan warga negara. Sesuai perundangan yang berlaku, dipersilahkan," kata Mustafa di Istana Wapres, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2019).

 Baca juga: Partai Gelora Bentuk Pengurus DPD 27 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat

PKS, kata dia, akan berkonsentrasi penuh untuk menjalankan visi-misi serta programnya. Dia pun menghormati apabila ada kadernya yang pindah haluan ke Partai Gelora.

"Kita saling menghormati antar warga negara. Untuk menjadi pelopor pembangunan di tengah masyarakat. Dalam rangka berlomba lomba untuk kebaikan bangsa negara," jelasnya.

 Baca juga: Susunan Partai Gelora Terbentuk, PKS Fokus Bangun Kekuatan Kader

Mustafa enggan menjawab saat ditanya berapa data kader PKS yang pindah ke Partai Gelora. Ia menegaskan partainya memiliki sistem kaderisasi yang baik dan terukur.

"Saya kira itu tak ada dalam wilayah kami untuk berkomentar. Tapi kita di PKS tentu sudah mempunyai sistem kaderisasi dan semuanya terencana dan mempunyai ukuran-ukuran. Dan meraka sudah memiliki kedewasaan dalam berpartai, berbangsa, dan bernegara," tuturnya.

PKS ditinggalkan tiga tokohnya yang cukup mumpuni. Mereka adalah Anis Matta, Fahri Hamzah dan Mahfudz Siddiq yang membentuk Partai Gelora.

Ketiganya mengklaim banyak kader PKS yang pindah ke partai baru ini. Namun, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan hanya sekitar 1 persen saja kader PKS yang pindah ke Partai Gelora.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini