Terpidana Teroris Umar Patek Diusulkan Pembebasan Bersyarat

Syaiful Islam, Okezone · Kamis 21 November 2019 11:56 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 21 337 2132614 terpidana-teroris-umar-patek-diusulkan-pembebasan-bersyarat-zqnfZL71RY.jpg Umar Patek (Foto: Okezone)

SURABAYA - Terpidana perkara terorisme, Umar Patek, yang saat ini mendekam dalam lapas klas I Surabaya yang terletak di Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jatim ini akan diusulkan pembebasan bersyarat. Usulan tersebut nantinya akan disampaikan Lapas Porong kepada Kemenkumham.

Sebab selama berada dalam lapas Umar Patek berprilaku baik. Bahkan suami dari Gina Gutierez Luceno alias Ruqayah ini mendapat beberapa kali remisi dari pemerintah selama tiga tahun terakhir. Total remisi yang didapat Umar Patek yakni 7 bulan.

Jika usulan pembebasan bersyarat ini nantinya diterima, maka Umar Patek akan bebas dari penjara pada 2024. Sehingga Umar Patek akan bisa berkumpul kembali bersama keluarganya.

Baca Juga: Istri Terpidana Terorisme Umar Patek Resmi Berstatus WNI

Kalapas Porong Tonny Nainggolan, menyatakan Umar Patek akan diusulkan kebebasannya secara bersyarat kepada Kemenkumham. Setelah semua syarat sudah terpenuhi. Bahkan pihaknya sudah koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulan Terorisme (BNPT).

"Pertimbangan dan penilaian dari BNPT juga diminta. Saya Kalapas Porong paling setuju saudara Umar Patek memperoleh pembebasan bersyarat," ucap Tonny, Kamis (21/11/2019).

Menurut Tonny, Umar Patek mengaku sangat senang dengan adanya usulan pembebasan bersyarat tersebut. Bahkan dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu untuk mendapatkan keringanan hukuman.

Foto: iNews.id

"Bila sudah sampai waktunya, maka akan kami ajukan pembebasan bersyarat. Selama menjalani masa hukuman di lapas Porong, saudara Umar Patek berperilaku baik dan tidak pernah melanggar. Dia juga mengalami perubahan secara ideologi dan kembali ke NKRI," tandasnya.

Umar Patek adalah terpidana penjara 20 tahun untuk perkara bom Bali tahun 2002. Saat itu Umar Patek adalah pentolan Jemaah Islamiyah (JI). Kabarnya Umar Patek juga menjadi komandan lapangan pelatihan JI di Mindanao, Filipina.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini