Gerkindo Bantu Pemerintah Majukan Pariwisata Indonesia

Sarah Hutagaol, Okezone · Rabu 20 November 2019 19:54 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 20 337 2132400 gerkindo-bantu-pemerintah-majukan-pariwisata-indonesia-Y9ZONlu0UW.jpg Gerkindo menggelar pelatihan sadar wisata (Foto : Okezone.com/Sarah)

JAKARTA - Organisasi sayap Partai Perindo, Gerakan Kasih Indonesia (Gerkindo) melakukan kegiatan pelatihan kepada relawan-relawan sadar wisata untuk meningkatkan pariwisata Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Aula DPP Partai Perindo, Jakarta Pusat itu dilakukan dengan menggandeng Himpunan Akademisi dan Praktisi Pariwisata Indonesia (HAPPI).

Ilustrasi Wisata Nusa Penida

Ketua Gerkindo Yerry Tawalujan mengatakan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai salah satu bentuk bantuan Gerkindo terhadap program pemerintah dalam sektor pariwisata.

"Untuk menciptakan kader-kader, relawan-relawan sadar wisata supaya program pemerintah yang bagus itu tidak hanya dijalankan oleh pemerintah sendiri, tapi di-back up full dari kelompok masyarakat," ucap Yerry, Rabu (20/11/2019).

Yerry menerangkan pihaknya siap mendukung Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang telah membuat 5 destinasi prioritas wisata di Indonesia, yakni Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

"Nah, Gerrkindo salah satu organisasi masyarakat mengambil inisiatif untuk menolong program pemerintah itu dengan cara melatih relawan sadar wisata, dan penyuluh-penyuluh sadar wisata yang nanti akan terjun ke masyarakat, untuk jadi penyuluh sadar wisata," paparnya.

Dalam pelatihan tersebut dihadiri oleh kurang lebih 321 orang. Jumlah itu pun sangat tidak disangka oleh Yerry, dan ia mengapresiasi antusiasme relawan-relawannya.

Baca Juga : DPRD DKI Akan Prioritaskan Usulan Adanya Kawasan Tanpa Rokok

"Yang hadir ini luar biasa. Kami cuma target 150 orang, dan yang hadir membludak jadi 291 orang 2 jam sebelum acara. Setelah acara 321 orang. Dua kali lipat," ungkap Yerry.

"Artinya apa, antusiasme dari masyakarat untuk ikut mendukung program pemerintah. Sering kali masyarakat tidak tahu salurannya apa. Bagaimana, dan mau kemana dan di mana cara untuk membantu program pemerintah," tutupnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini