Kekosongan Posisi Kabareskrim Harus Segera Diisi

Achmad Fardiansyah , Okezone · Rabu 20 November 2019 19:40 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 20 337 2132389 kekosongan-posisi-kabareskrim-harus-segera-diisi-HyARKuYjTc.jpg Ilustrasi Polri (foto: Ist)

JAKARTA - Hingga saat ini, posisi Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) masih kosong. Berdasarkan informasi yang diperoleh, ada dua ganjalan yang membuat telegram rahasia (TR) terkait Kabareskrim Polri belum juga dikeluarkan, pertama faktor agama dan kedua, karena calonnya dianggap masih terlalu muda.

Sekjend Pergerakan Masyarakat Milenial (PMM), Mukhtar Ansori Attijani menuturkan, kekosongan posisi Kabareskrim Polri harus segera diisi, adapun siapa sosok yang layak untuk mengisi posisi tersebut tentunya dikembalikan kepada Kapolri Jenderal Idham Aziz selaku pemegang hak preogratif dalam pengisian jabatan di kepolisian.

Baca Juga: IPW Prediksi 4 Nama Jenderal Polri Masuk Radar Jadi Kabareskrim 

"Saya meyakini bahwa Kapolri pasti akan selektif dan objektif dalam memilih calon Kabareskrim, tentunya dengan melihat track record, serta pengalaman yang dimiliki oleh para Anggota Polri," tutur Mukhtar, Rabu (20/11/2019).

Jenderal Pol Idham Aziz Resmi Jabat Kapolri 

Dia menambahkan, pemilihan Kabareskrim harus mengedepankan semangat kebangsaan dan persatuan. "Kita menolak keras ketika ada faktor-faktor yang berkaitan dengan SARA (Suku Agama dan Ras)," tuturnya.

Sebelumnya, Indonesia Police Watch (IPW) memprediksi setidaknya ada empat Jenderal Polisi aktif yang digadang-gadang akan menempati posisi bergengsi di Polri tersebut.

"Ada empat nama yang menjadi calon kuat Kabareskrim. Mereka adalah Kadiv Propam Irjen Sigit, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Edi, Deputi Operasi Polri Irjen Sormin, dan Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane kepada Okezone.

Neta memaparkan, keempat jenderal itu merupakan figur-figur yang memiliki prestasi masing-masing di tempat tugasnya. Namun, IPW tetap tak ingin mendahului keputusan prerogatif dari Kapolri mengenai penunjukan tersebut.

Baca Juga: Kapolri Akan Tunjuk Kabareskrim Dalam Waktu Dekat 

Namun dalam memilih Kabareskrim yang baru, IPW berharap, Kapolri melihat beberapa aspek. Setidaknya, ada empat aspek yang perlu diperhatikan dalam memilih Kabareskrim yang baru. Pertama, aspek senioritas. Kedua, mencermati dinamika internal.

"Ketiga, figur calon mempunyai pengalaman yang mumpuni di bidang reserse. Keempat, faktor kedekatan dengan ulama," ujar Neta.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini