nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahfud MD Bertemu Parlemen Selandia Baru Bahas Persoalan Papua

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 21:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 19 337 2131950 mahfud-md-bertemu-parlemen-selandia-baru-bahas-persoalan-papua-WNJ1YuGwhk.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menerima kunjungan empat anggota parlemen Selandia Baru di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Dalam kesempatan itu mereka membahas persoalan Papua hingga komitmen Indonesia untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM masa lalu.

"Secara spesifik juga dibahas mengenai masalah Papua dan komitmen Indonesia untuk menyelesaikan berbagai masalah HAM masa lalu," kata Duta Besar Republik Indonesia untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya di lokasi.

Tantowi Yahya

Tantowi mengatakan Selandia Baru mendukung kedaulatan Indonesia khususnya terkait persoalan Papua. Menurut di bila ada sikap yang mendukung gerakan Papua merdeka bukan dilakukan pemerintahan Selandia Baru, melainkan hanya opini pribadi.

"Itu adalah opini pribadi dari beberapa anggota parlemen, kemudian media, dan juga beberapa NGO. Tapi sikap resmi dari Pemerintah Selandia Baru tidak pernah berubah, mereka mendukung wilayah teritorial Indonesia di mana di dalamnya termasuk Papua," ujar dia.

Tantowi menambahkan, pertemuan ini menjadi penting lantaran mereka langsung mendengar dari pihak pertama terkait dengan pembahasan penanganan pelanggaran HAM masa lalu.

"Sebelumnya selama ini mereka hanya mendengar dari berita-berita yang kadang-kadang ada distorsi pada berita tersebut. Nah tadi mereka memahami sesungguhnya commitment full dari pemerintahan Indonesia untuk menyelesaikan berbagai pelanggaran HAM di masa lalu termasuk yang terjadi di Papua," tuturnya.

Baca Juga : Soal Pilkada Langsung atau Tidak, Mendagri Minta Dievaluasi Lewat Riset

Tantowi menuturkan, pada pertemuan tadi pun dijelaskan bahwa yang diambil tindakan tegas oleh aparat keamanan adalah para pengganggu, bukan rakyat sipil.

"Nah ini yang harus dijelaskan kepada dunia dan tadi dalam bahasa yang sangat sederhana Pak Menkopolhukam menjelaskannya dan tadi bisa diterima dengan baik oleh mereka," ucap Tantowi.

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan dirinya memberi penegasan kepada parlemen Selandia Baru terkait dukungan terhadap keutuhan wilayah Indonesia. Mereka disebut sangat mendukung pemerintah.

"Saya memberi penegasan, parlemen Selandia Baru itu sahabat Indonesia yang sangat mendukung integrasi atau keutuhan wilayah Indonesia, termasuk sangat mendukung soal Papua sebagai bagian dari Indonesia," kata Mahfud.

"Saya tegaskan dukungan Anda Selandia Baru itu bukan hanya diperlukan secara politik, tapi secara konstitusional dan hukum internasional bener. Karena hukum internasional sudah menyatakan Papua itu bagian yang sah dari negara republik Indonesia," ujar Mahfud.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini