nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Giliran Politikus Demokrat Laporkan Sukmawati ke Bareskrim Polri

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 20:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 19 337 2131927 giliran-politikus-demokrat-laporkan-sukmawati-ke-bareskrim-polri-7XFnsdsQmH.jpg Politikus Demokrat Jaya Suprana (Foto: Okezone/Puteranegara)

JAKARTA - Sukmawati Soekarnoputri kembali dilaporkan ke Bareskrim Polri. Kali ini, giliran Politikus Partai Demokrat Jaya Suprana yang mempolisikannya terkait dengan pernyataan soal perjuangan Soekarno dan Nabi Muhammad SAW.

Kuasa hukum Jaya Suprana, Dedi Junaidi menyatakan laporan tersebut karena Sukmawati telah melukai hati seluruh umat manusia. Menurutnya, Sukmawati disebut tidak hanya sekali mengucapkan hal serupa.

"Kesalahan itu sudah dilakukan berkali-kali oleh Sukmawati. Oleh karena itu, saya meminta kepada Mabes Polri fokus terhadap proses hukum penistaan agama ini," kata Dedi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).

Baca Juga: Sukmawati: Saya Tidak Menistakan Agama, Saya Memuliakan Baginda Rasul 

Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/0963/XI/2019/BARESKRIM. Pasalnya, kata dia, pihaknya telah tiga kali mendatangi Bareskrim Polri untuk memberikan atensi laporan tersebut.

 Sukmawati

Dalam laporannya juga disertakan bukti-bukti seperti tangkapan layar perkataan Sukmawati dan video saat Sukmawati mengatakan hal tersebut.

Dedi menambahkan, Majelis Ulama Indonesia juga tidak seharusnya menganggap Sukmawati hanya salah ucap. Ia juga meminta agar polisi tidak memberikan SP3 seperti kasus puisi kidung dan Alquran.

"Kita minta jangan sampai ini di SP3 kembali ya, tidak ada tolerir bagi dia," ucap Dedi.

Sukmawati dilaporkan atas tuduhan penistaan agama sesuai Pasal 156 A KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

Baca Juga: Bandingkan Nabi Muhammad dengan Soekarno, PPP: Sukmawati Harus Minta Maaf! 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini