nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berikut 5 Poin Nota Kesepahaman Hasil Pertemuan PKS dan Partai Berkarya

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 18:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 19 337 2131896 berikut-5-poin-nota-kesepahaman-hasil-pertemuan-pks-dan-partai-berkarya-TLY5RW6Kuy.jpg (Foto: Okezone.com/Harits Tryan)

JAKARTA - Elite Partai Berkarya baru saja melangsungkan pertemuan dengan elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pertemuan itu menghasilkan beberapa nota kesepahaman politik antara kedua partai.

“Pertemuan ini menghasilkan satu nota kesepahaman,” ungkap Sekjen PKS Mustafa Kamal di DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).

Mustafa berujar, setidaknya ada 5 poin di dalam nota kesepahaman antara PKS dengan Partai Berkarya. Mulai dari keinginan membangun demokrasi yang sehat hingga membuka peluang untuk bekerjasama di Pilkada 2020.

(Foto: Harits Tryan/Okezone)

Berikut isi nota kesepahaman politik antara PKS dan Partai Berkarya:

1. Berkomitmen untuk membangun demokrasi yang sehat dan bermartabat, sesuai amanat reformasi dalam bingkai Pancasila dan UUD NKRI 1945.

2. Menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI dari ancaman komunisme, separatisme, terorisme, radikalisme, dan berbagai ancaman terhadap pertahanan dan keamanan negara, bersama TNI, Polri, masyarakat sipil, serta seluruh komponen bangsa.

3. Memperjuangkan keadilan bagi seluruh masyarakat dan menolak segala bentuk persekusi, kriminalisasi, serta stigmatisasi terhadap ulama, tokoh agama, dan aktivis.

4. Membangun kedaulatan dan kemandirian ekonomi nasional melalui penguatan UMKM, koperasi, ekonomi kreatif, ekonomi syariah, dan mendorong gerakan kewirausahaan nasional khususnya bagi para generasi muda serta bersama-sama memperjuangkan kepentingan rakyat dan meringankan beban hidup mereka, di antamnya dengan menolak kenaikan iuran BPJS, tarif dasar listrik, harga BBM, dan lain sebagainya.

5. Membuka ruang kerjasama dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia dengan memenangkan kompetisi Pilkada 2020 dengan cara bermanabat dan penuh keberkahan. menolak segala bentuk politik uang, ujaran kebencian, berita bohong, politisasi SARA, segala bentuk kecurangan serta pelanggaran baik yang bersifat yuridis maupun etis, serta meminta kepada pemerintah dan aparat untuk menyelenggarakan pilkada yang jujur dan adil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini