nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Istri Ungkap Ngerinya Sel Isolasi Surya Anta Tersangka Pengibar Bintang Kejora

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 16:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 19 337 2131812 istri-ungkap-ngerinya-sel-isolasi-surya-anta-tersangka-pengibar-bintang-kejora-oNslTs1Ue9.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Istri tersangka kasus dugaan pengibaran Bendera Bintang Kejora Surya Anta, Lucia Fransisca mengungkapkan, kondisi sel isolasi di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob yang di tempati suaminya. Kondisi sel isolasi tersebut terbilang 'ngeri' karena tertutup rapat dan ditutup pintu besi. 

Menurutnya, hanya ada ventilasi udara kecil di sel tersebut. "Soal sel saya saksikan sendiri," kata Lucia saat jumpa pers di Gedung LBH Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Lucia mengatakan, kala itu dirinya dan keluarga mengunjungi Surya Anta di Rutan Mako Brimob. Ia tidak menyebutkan waktu kunjungannya. Kemudian, ia melihat deretan sel berjeruji besi dan di sisi ujung terdapat sel tertutup yang disebut sel isolasi.

"Pas saya masuk, itu sel deretan yang paling ujung sel isolasi tertutup. Lalu dia (Surya) dipindahkan keluar, ada jerujinya (di sel yang ada jerujinya). Terus dia bilang bahwasanya dia diujung situ (sel isolasi)," ucap Lucia.

Baca Juga: Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Kasus Pengibaran Bintang Kejora

Tim Advokasi

Ia melihat kondisi sel isolasi itu tertutup dengan tembok dan pintunya berlapis besi. Hanya ada ventilasi udara dengan ukuran kecil. Lalu, ia mengaku sempat berbicara dengan Kombes Argo Yuwono (saat itu masih menjabat Kabid Humas Polda Metro Jaya) agar suaminya dipindahkan ke sel yang ada jeruji besinya agar lebih bisa menghirup udara. 

"(Lalu) kata dia akan dibicarakan," ungkapnya.

Lucia mengatakan, polisi idak pernah memberikan penjelasan mengapa suaminya dijebloskan ke dalam sel isolasi. Karena itu, ia menduga hal tersebut bertujuan agar suaminya tidak bisa berkomunikasi dengan anggota lainnya.

"Karena di situ (sel isolasi) biasanya para pemikir. Sengaja diisolasi biar gak komunikasi dengan kawan-kawannya," kata dia.

Baca Juga: Berkas Lengkap, Enam Tersangka Kasus Pengibaran Bendera Bintang Kejora Diserahkan ke Kejaksaan 

Sekadar informasi, Polda Metro Jaya telah menyerahkan enam tersangka kasus dugaan pengibaran bendera bintang kejora di depan Istana Negara ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pada Senin 18 November 2019.

Keenam tersangka itu antara lain Surya Anta, Charles Kossay, Dano Tabuni, Isay Wenda, Ambrosius Mulait dan Arina Elopere. Mereka sebelumnya ditahan di Mako Brimob dan kini sudah dipindahkan ke Rutan Salemba seiring rampungnya berkas perkara atau P21.

Namun, pengacara enam orang aktivis Papua tersebut memprotes proses pelimpahan perkara ini. Pasalnya, polisi hanya memberitahukan melalui chat Whatsapp. Tindakan ini dinilai unprosedural dan cermin ketidakprofesionalan Polda Metro Jaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini