nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Periksa Wakil Bendahara KONI untuk Penyidikan Imam Nahrawi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 11:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 19 337 2131647 kpk-periksa-wakil-bendahara-koni-untuk-penyidikan-imam-nahrawi-p7JPyxtn9c.jpg Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (Foto: Okezone.com/M Rizky)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Wakil Bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), sekaligus PNS di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Lina Nurhasanah, pada hari ini.

Sedianya, Lina akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora untuk KONI tahun anggaran 2018. Lina akan dimintai keterangannya untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka mantan Menpora, Imam Nahrawi (IMR).

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk proses penyidikan IMR," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Selasa (19/11/2019).

Belum diketahui apa yang akan digali tim penyidik terkait pemeriksaan Lina Nurhasanah tersebut. Diduga, KPK sedang menelusuri aliran serta konstruksi suap yang menyeret Imam Nahrawi tersebut.

(Foto: Puteranegara/Okezone)

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora untuk KONI tahun anggaran 2018. Imam ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Asprinya, Miftahul Ulum (MIU).

Imam diduga menerima suap dan gratifikasi sejumlah Rp26,5 miliar. Uang tersebut disinyalir diterima Imam dalam dua kali tahapan. Imam menerima uang pada medio 2014-2018 melalui Miftahul Ulum senilai Rp14,7 miliar dan kedua pada kisaran tahun 2016-2018 sejumlah Rp11,8 miliar.

Penetapan tersangka terhadap Imam Nahrawi dan Miftahul Ulum merupakan pengembangan perkara terkait kasus dugaan suap penyaluran dana hibah pemerintah untuk KONI lewat Kemenpora.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini