nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Partai Berkarya dan PKS Sudah Menjalin Komunikasi Usai Pilpres 2019

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Selasa 19 November 2019 09:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 19 337 2131580 partai-berkarya-dan-pks-sudah-menjalin-komunikasi-usai-pilpres-2019-DFQyZHpPSu.jpg Priyo Budi Santoso. (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso mengatakan pihaknya dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menjalin komunikasi usai Pemilihan Presiden 2019. Namun, baru pada Selasa sore ini kedua petinggi partai politik tersebut akan bertatap muka secara langsung.

"Saya ketemu Presiden PKS Mas Sohibul Iman, kemudian juga Mas Mustafa Kamal sekjen. Bincang-bincang yang sebenarnya ringan-ringan saja tentang situasi kebangsaan dan hal-hal terkini lainnya. Ada ide kenapa kedua belah pucuk pimpinan partai enggak ketemu saja?" kata Priyo kepada wartawan, Selasa (19/11/2019).

Baca juga: Petinggi PKS-Berkarya Bertemu Sore Ini Bahas Pilkada 2020 

Ia mengungkapkan kali ini petinggi Partai Berkarya yang dipimpin langsung ketua umumnya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto berkunjung ke Kantor DPP PKS di Jakarta Selatan. Kesempatan berikutnya PKS yang bakal bertandang ke Kantor Partai Berkarya.

Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto bersama Titiek Soeharto dan Sekjen Priyo Budi Santoso. (Foto: Dok iNews)

"Untuk berikutnya PKS yang ganti berkunjung ke Partai Berkarya. Dijadwalkan Selasa sore kami akan hadir di PKS," tutur Priyo.

Baca juga: Bertemu PKS Sore Ini, Partai Berkarya: Ada Pikiran Meramu Gagasan Alternatif 

Adapun agenda pertemuan, jelas Priyo, hanya bentuk silaturahmi. Tetapi tidak menutup kemungkinan dibahas hal-hal lain, seperti membangun kerja sama di Pilkada 2020.

"Kami juga berencana membuka kerja sama di pilkada. Partai Berkarya memperoleh lebih dari 160 kursi yang tersebar di DPRD provinsi, kabupaten, kota. Ini modal dasar dan potensi yang kami syukuri sebagai partai pendatang baru," ujar Priyo.

Ia melanjutkan, pertemuan nanti sore juga belum sampai membahas koalisi politik. Pertemuan lebih untuk saling bertukar pikiran bagi kebaikan bangsa Indonesia.

"Apakah akan bangun koalisi? Belum sampai sejauh itu. Tapi ada pikiran-pikiran untuk meramu gagasan-gagasan alternatif. Api demokrasi tidak boleh redup hanya karena banyak orang berduyun-duyun merapat pada kekuasaan. Kualitas demokrasi mestinya tetap harus terjaga," tuturnya.

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Jelaskan Maksud Evaluasi Pilkada Langsung 

Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini