nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peristiwa 19 November: Pertempuran Stalingrad hingga Ahok Jadi Gubernur DKI Jakarta

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Selasa 19 November 2019 07:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 19 337 2131563 peristiwa-19-november-pertempuran-stalingrad-hingga-ahok-jadi-gubernur-dki-jakarta-yWOg0HTxqv.jpg Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)

JAKARTA – Sejumlah momen penting nan bersejarah terjadi di berbagai belahan dunia pada tanggal 19 November. Sebut saja peristiwa pertempuran sengit Perang Dunia II di Stalingrad hingga Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) resmi dilantik menjadi gubernur DKI Jakarta.

Selain dua kejadian penting tersebut, masih ada peristiwa bersejarah lainnya pada tanggal 19 November. Berikut ini Okezone paparkan, sebagaimana dirangkum dari Wikipedia.org, Selasa (19/11/2019).

1942 – Pertempuran Stalingrad

Terjadi pertempuran besar di Perang Dunia II antara Nazi Jerman dan sekutunya melawan Uni Soviet untuk menguasai Kota Stalingrad (kini Volgograd) di Rusia Selatan atau perbatasan timur Eropa.

Pertempuran dimulai jarak dekat dan serangan langsung kepada warga sipil melalui udara. Peristiwa ini sering dianggap sebagai yang terbesar dan pertempuran paling berdarah dalam sejarah peperangan.

Serangan Jerman untuk menaklukkan Stalingrad dimulai pada akhir musim panas 1942 menggunakan Tentara Keenam dan unsur Panzer Tentara Keempat. Pada pertengahan November 1942, Jerman mendorong pembela Soviet kembali dengan biaya besar, menjadi zona sempit yang umumnya di sepanjang tepi barat Sungai Volga.

Kemudian pada 19 November 1942, Tentara Merah Uni Soviet meluncurkan serangan balasan Operasi Uranus. Serangan dua arah ini menargetkan pasukan kecil Rumania dan Hungaria yang melindungi Angkatan Darat Jerman Keenam.

Pertempuran sengit berlangsung selama dua bulan. Pada awal Februari 1943, pasukan Poros di Stalingrad kehabisan amunisi dan makanan. Unsur-unsur yang tersisa dari Tentara Keenam Jerman menyerah.

1969 – Pele Cetak 1.000 Gol

Pada 19 November 1969 pesepakbola Brasil, Edson Arantes do Nascimento atau lebih dikenal Pele, berhasil mencetak 1.000 gol. Pele yang lahir pada 23 Oktober 1940 di Kota Tres Coracoes, Negara Bagian Minas Gerais, Brasil, adalah legenda sepakbola dunia asal Negeri Samba.

Selama berkarier, Pele berhasil membawa Tim Nasional Brasil menjadi juara Piala Dunia sebanyak tiga kali. Pertama pada 1958 di Swedia, kedua pada 1962 di Cile, dan ketiga pada 1970 di Meksiko.

Berkat keberhasilan tersebut, Timnas Brasil berhak atas Piala Jules Rimet. Pele pun mendapat julukan O Rei atau Sang Raja.

1977 – Presiden Mesir Anwar Sadat Pemimpin Pertama Arab ke Israel

Presiden Mesir Mohammed Anwar al Sadat menjadi pemimpin pertama dari negara di kawasan Arab yang mengunjungi Israel secara resmi. Anwar datang ke sana menemui Perdana Menteri Israel Menachem Begin dan berbicara di depan Parlemen Israel, Knesset, Yerusalem, untuk mencari penyelesaian perdamaian yang permanen.

Presiden Anwar Sadat merupakan seorang purnawirawan tentara dengan pangkat terakhir jenderal besar. Pria yang lahir di Mit Abu al Kum, Al Minufiyah, Mesir, pada 25 Desember 1918 ini juga dikenal sebagai politikus senior.

Ia menjabat sebagai presiden ketiga Mesir pada 15 Oktober 1970 hingga terbunuh pada 6 Oktober 1981. Oleh dunia Barat, Anwar dianggap sebagai orang yang sangat berpengaruh di Mesir dan Timur Tengah dalam sejarah modern.

2014 – Ahok Dilantik Menjadi Gubernur DKI Jakarta

Pada 19 November 2014, Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi gubernur DKI Jakarta. Pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Sebelumnya pada 14 November 2014, Ahok diumumkan secara resmi menjadi gubernur DKI Jakarta pengganti Jokowi yang menjabat kepala negara. Pengumuman dilakukan melalui rapat paripurna istimewa di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Ahok pernah menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta dari 2012–2014 mendampingi Gubernur Jokowi. Sebelumnya Ahok merupakan anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009–2014 dari Partai Golkar, namun mengundurkan diri pada 2012 setelah mencalonkan diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta untuk Pilkada 2012. Dia pernah pula menjabat sebagai Bupati Belitung Timur periode 2005–2006.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini