nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wamenag Dukung Aset First Travel Dikembalikan ke Jamaah

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 18 November 2019 14:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 18 337 2131269 wamenag-dukung-aset-first-travel-dikembalikan-ke-jamaah-o95MXmpPGU.jpg Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid (Foto: Ist)

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mendukung aset First Travel digunakan untuk mengembalikan kerugian para calon jamaah yang menjadi korban karena duitnya ditilap perusahaan tersebut. Sehingga, mereka gagal berangkat umrah.

"Kalau dari pihak kami saya kira karena itu adalah hak jamaah itu adalah hak masyarakat ya itu harus dikembalikan," kata Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019).

Baca Juga: Jaksa Agung Cari Cara agar Uang Jamaah First Travel Dikembalikan 

Diketahui, kasus First Travel telah selesai, pemilik perusahaan tersebut yakni Andika Surachman dan istrinya Anniesa Hasibuan dihukum masing-masing 20 tahun dan 18 tahun penjara. Adapun Kiki Hasibuan dihukum 15 tahun penjara.

Bos First Travel

Vonis itu diketok Pengadilan Negeri (PN) Depok dan dikuatkan di tingkat banding dan Mahkamah Agung (MA). Namun, seluruh aset First Travel bukan dikembalikan ke jamaah, melainkan dirampas negara.

Menurut Zainut, Kemenag telah memiliki catatan sendiri agar para korban yang gagal berangkat umrah dapat memperoleh haknya kembali. Ia menyerahkan sepenuhnya urusan itu kepada mekanisme hukum yang berlaku.

"Bahkan, itu sudah menjadi catatan kami dalam Kemenag bahwa sebaiknya para korban itu harus diperhatikan. Apakah, misalnya pengembaliannya dengan cara memberangkatkan umrah atau dikembalikan uangnya, kami dari Kemenag mendukung itu," ucap Zainut.

"Karena memang gugatan yang terjadi gugatan pidana, sehingga aset yang berkaitan hal itu memang disita oleh negara, persoalannya nanti apakah negara mengambil kebijakan mengembalikan kepada jamaah. Saya kira itu nanti pengaturannya. Setelah dilakukan apa namanya, tindakan hukum oleh kejaksaan. Saya kira itu," ujarnya.

Baca Juga: LPSK Minta Barang Sitaan Kasus First Travel Tak Diserahkan ke Negara

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini