Terduga Teroris Bom Bunuh Diri di Medan Berafiliasi dengan Kelompok JAD

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 18 November 2019 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 18 337 2131240 terduga-teroris-bom-bunuh-diri-di-medan-berafiliasi-dengan-kelompok-jad-SBUjwESADO.jpg Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Okezone.com/Puteranegara)

JAKARTA - Polri sudah menangkap 23 terduga teroris yang diduga terkait dengan aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut). Satu di antaranya adalah pelaku atau “pengantin”, yakni Rabbial Muslim Nasution (RMN).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, pelaku diduga kuat berafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) wilayah Sumatera.

"Perlu saya sampikan untuk wilayah Sumatera Utara, ini yang memiliki keterkaitan langsung dengan jaringan JAD," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/11/2019).

Di sisi lain, Dedi menyebut, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Atiteror juga sudah menangkap Amir JAD bagian Sumatera. Adapun identitasnya adalah Y, yang masuk ke daftar 23 terduga teroris tersebut.

"Dengan Amirnya adalah saudara Y. Ini jaringannya yaitu meliputi jaringan Sumut dan jaringan Aceh. Ini ada 23 orang," ujar Dedi.

(Foto: iNews.id)

Dedi menambahkan, dari 23 terduga tersebut, empat di antaranya menyerahkan diri. Keempat terduga yang menyerahkan diri itu adalah, W alias Y, DS, IF dan DS alias H. Saat ini mereka sedang dilakukan pemeriksaan intensif oleh kepolisian.

"4 di antaranya dari pendekatan akhirnya menyerahkan diri," ucap Dedi.

Selain itu, Densus 88 juga melakukan tindakan terukur dan tegas kedua terduga teroris lainnya. Mereka harus ditembak lantaran melawan saat hendak ditangkap.

"Dua orang dilakukan tindakan tegas dan terukur oleh aparat Densus 88, karena saat penangkapan melawan dengan senjata tajam dan airsoft gun yang mengakibatkan satu anggota Densus 88 luka di bagian tangan dan belakang. Keduanya meninggal dunia di TKP, sisanya penangkapan seperti biasa," kata Dedi.

Kedua orang yang ditembak mati itu adalah, AP dan K. Mereka berdua ditangkap di Medan, Sumut.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini