nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies Bernostalgia Masa SMA Wawancara Mendikbud dan Gubernur DKI

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 18 November 2019 07:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 18 337 2131103 anies-bernostalgia-masa-sma-wawancara-mendikbud-dan-gubernur-dki-HoVf4ZlIDm.jpg Anies Baswedan (kanan) saat remaja mewawancara tokoh nasional (Instagram @aniesbaswedan)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengisahkan kenangan masa remajanya saat masih SMA, 30 tahun lalu. Kala itu, dia pernah mengisi program acara khusus remaja televisi pemerintah dan berkesempatan mewawancara tokoh-tokoh nasional.

Anies saat itu itu di antaranya menginterview Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof Fuad Hassan serta Gubernur DKI Jakarta Wiyogo Atmodarminto.

Setelah dewasa, ternyata Anies merasakan menduduki kedua jabatan itu: Mendikbud dan Gubernur DKI.

Nostalgia masa SMA Anies dibagikan melalui akun Instagramnya, disertai dengan beberapa foto jadul alias jaman dulu yang merekam momen dirinya bertemuka tokoh-tokoh tersebut.

“Senang sekali bisa bersilaturahim dengan teman-teman Tanah Merdeka TVRI Stasiun Yogya. Tanah Merdeka digagas oleh Pak Ishadi SK dan dikelola oleh Mba Koestilah. Acara televisi ini sebagai jawaban atas kritik terhadap acara-acara TVRI yang klise dan dangkal pada waktu itu. Kita semua sudah bukan remaja lagi :),” tulis dia melalui akun @aniesbaswedan seperti dipantau Okezone, Senin (18/11/2019). ⁣Anies Baswedan

Tanah Merdeka adalah senuah program TV yang berisi wawancara dengan tokoh di semua bidang, mulai dari tokoh seni, akademisi, politisi, pelaku sejarah, tokoh bisnis hingga pribadi2 telah berkarya secara luar biasa. Sebagai pewawancara adalah para siwa SMA dan mahasiswa yang terpilih dari Yogyakarta dan Jawa Tengah. ⁣

“Dalam penggarapannya, TVRI benar-benar mempercayakan penggarapan Tanah Merdeka kepada kami, dari menentukan tema, narasumber, hingga pelaksanaannya. Dan tentu, Mba Koestilah yang selalu telaten jadi pembimbing kita semua,” kata Anies.

“Program ini muncul di layar TVRI setiap Selasa pukul 20.00, di pekan keempat setiap bulan. Dan kami kemudian membuat juga buletin Tanah Merdeka dimana saya bertugas sebagai Pemimpin Redaksinya.” ⁣

Anies mengaku ikut mendaftar pada 1989 dan diterima, waktu itu masih kelas 3 SMA. “Tentu senang sekali, karena ini kesempatan untuk bertemu dengan banyak tokoh dan menggali sisi-sisi inspiratif mereka. Setiap liburan, kami berombongan naik kereta ekonomi dari Yogyakarta ke Jakarta untuk menemui dan mewawancarai tokoh-tokoh di Ibukota,” kata dia. ⁣

“Selama di bertugas Tanah Merdeka, saya berkesempatan mewawancari puluhan tokoh. Termasuk di ruangan Mendikbud Prof Fuad Hassan dan Gubernur DKI Jakarta Bpk Wiyogo Atmodarminto. Tidak pernah terbayang bahwa kemudian hari saya berkantor di ruangan tempat wawancara itu.” ⁣

Bukan hanya tokoh pemerintahan, dng tokoh bisnis saat itu seperti Pak Tanri Abeng juga kita lalukan. Ada begitu banyak tokoh nasional yang jadi sumber pembelajaran.⁣

View this post on Instagram

Senang sekali bisa bersilaturahim dengan teman-teman Tanah Merdeka TVRI Stasiun Yogya. Tanah Merdeka digagas oleh Pak Ishadi SK dan dikelola oleh Mba Koestilah. Acara televisi ini sebagai jawaban atas kritik terhadap acara-acara TVRI yang klise dan dangkal pada waktu itu. Kita semua sudah bukan remaja lagi :) ⁣ ⁣ Tanah Merdeka adalah senuah program TV yang berisi wawancara dengan tokoh di semua bidang, mulai dari tokoh seni, akademisi, politisi, pelaku sejarah, tokoh bisnis hingga pribadi2 telah berkarya secara luar biasa. Sebagai pewawancara adalah para siwa SMA dan mahasiswa yang terpilih dari Yogyakarta dan Jawa Tengah. ⁣ ⁣ Dalam penggarapannya, TVRI benar-benar mempercayakan penggarapan Tanah Merdeka kepada kami, dari menentukan tema, narasumber, hingga pelaksanaannya. Dan tentu, Mba Koestilah yang selalu telaten jadi pembimbing kita semua. Program ini muncul di layar TVRI setiap Selasa pukul 20.00, di pekan keempat setiap bulan. Dan kami kemudian membuat juga buletin Tanah Merdeka dimana saya bertugas sebagai Pemimpin Redaksinya. ⁣ ⁣ Saya ikut mendaftar pada 1989 dan diterima, waktu itu masih kelas 3 SMA, tentu senang sekali, karena ini kesempatan untuk bertemu dengan banyak tokoh dan menggali sisi-sisi inspiratif mereka. Setiap liburan, kami berombongan naik kereta ekonomi dari Yogyakarta ke Jakarta untuk menemui dan mewawancarai tokoh-tokoh di Ibukota. ⁣ ⁣ Selama di bertugas Tanah Merdeka, saya berkesempatan mewawancari puluhan tokoh. Termasuk di ruangan Mendikbud Prof Fuad Hassan dan Gubernur DKI Jakarta Bpk Wiyogo Atmodarminto. Tidak pernah terbayang bahwa kemudian hari saya berkantor di ruangan tempat wawancara itu. ⁣ Bukan hanya tokoh pemerintahan, dng tokoh bisnis saat itu seperti Pak Tanri Abeng juga kita lalukan. Ada begitu banyak tokoh nasional yang jadi sumber pembelajaran.⁣ ⁣ Kita berharap program seperti Tanah Merdeka bisa dihadirkan kembali, tentu dengan format dan media yang sesuai dng zaman sekarang, tapi pesan tentang dari anak muda untuk anak muda.⁣ ⁣ Terima kasih kepada TVRI Stasiun Yogya yang telah menjadi rumah bagi anak-anak muda untuk melatih kemandirian dan kreativitas. Terima kasih atas kesempatan mendapatkan pengalaman belajar.

A post shared by Anies Baswedan (@aniesbaswedan) on

Kita berharap program seperti Tanah Merdeka bisa dihadirkan kembali, tentu dengan format dan media yang sesuai dng zaman sekarang, tapi pesan tentang dari anak muda untuk anak muda.⁣

“Terima kasih kepada TVRI Stasiun Yogya yang telah menjadi rumah bagi anak-anak muda untuk melatih kemandirian dan kreativitas. Terima kasih atas kesempatan mendapatkan pengalaman belajar,” tutup Anies.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini