nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bamsoet : Pancasila Harus Jadi Dasar Pembentukan Keluarga

Minggu 17 November 2019 12:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 17 337 2130882 bamsoet-pancasila-harus-jadi-dasar-pembentukan-keluarga-BQufRllfax.jpg Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

SOLO - Komunitas keluarga dan masyarakat merupakan elemen penting guna menguatkan nilai-nilai Pancasila. Hal tersebut disampaikan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat menghadiri Mubes Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), di Solo, Jawa Tengah, Sabtu 16 November 2019.

Lingkungan keluarga dan komunitas masyarakat yang sehat, kata Bamsoet, juga dapat memperluas pemahaman dan kepedulian anak sambil belajar tentang nilai dan norma sosial lebih jauh.

"Dalam hubungan ini, Pancasila harus menjadi dasar nilai bagi pembentukan keluarga dan komunitas masyarkat, sehingga Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara akan menjadi tangguh dan kuat," ujar Bamsoet seperti dilansir dari iNews.id.

Ketua MPR Bambang Soesatyo

Hadir dalam acara Musyawarah Besar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan yang akan berlangsung hingga 18 November itu antara lain Ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Widjiatno Notomihardjo, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Menteri Pertanian Yasin Limpo, Gubernur Sulawesi Selatan dan Wali Kota Makassar.

Baca Juga : Bukan Pengurus Parpol, Ahok Tak Perlu Mundur dari PDIP Jika Jadi Bos BUMN

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini juga mengajak semua pihak kembali menumbuhkembangkan budaya malu, yakni malu berbuat kesalahan dan semua yang bertentangan dengan moral agama dan nilai-nilai luhur budaya bangsa. Selain itu, juga perlu ditumbuhkembangkan kembali budaya keteladanan yang harus diwujudkan dalam perilaku para pemimpin baik formal maupun informal pada setiap lapisan masyarakat.

"Kita juga perlu menumbuhkan dan mengembangkan kembali kehidupan berbangsa yang berbudaya tinggi dengan menggugah, menghargai dan mengembangkan budaya nasional yang bersumber dari budaya daerah. Untuk itu, diperlukan penghayatan dan pengamalan agama yang benar, kemampuan adaptasi, ketahanan dan kreativitas budaya dari masyarakat," tutur Bamsoet.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini