nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Wacanakan Tambah 6 Wamen, PAN Singgung Niat Reformasi Birokrasi

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Minggu 17 November 2019 08:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 17 337 2130830 jokowi-wacanakan-tambah-6-wamen-pan-singgung-niat-reformasi-birokrasi-EJSDNCDkbJ.jpg Presiden Joko Widodo dan Wapres KH Maruf Amin (foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Wakil Sekjen PAN, Saleh Partaonan Daulay menyinggung keseriusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin meramping birokrasi di periode keduanya. Mengingat saat pidato pelantikannya hal itu ditekankan oleh Jokowi.

Pernyataan Saleh ini menyinggung soal wacana Presiden Jokowi yang ingin menambah enam jabatan Wakil Menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Baca Juga: Wacana Penambahan 6 Wamen Dianggap Hanya Bagi-Bagi Jabatan 

Presiden Jokowi Jenguk Kelahiran Cucu Ketiga di RS PKU Muhammadiyah Surakarta

“Lagian, pak Jokowi kan mau merampingkan birokrasi. Dalam pidato pelantikannya disebut bahkan akan menghapus eselon 3 dan 4. Kalau itu dihapus, lalu ada penambahan wamen, rasanya niat untuk efisiensi dan perampingan menjadi tidak sinkron,” kata Saleh kepada Okezone, Minggu (17/11/2019).

Saleh pun meminta Presiden Jokowi untuk mempertimbangkan ulang gagasan wacana penambahan kursi Wamen itu. Apalagi presiden Jokowi sudah pernah meminta maaf bahwa tidak semua pihak bisa masuk dalam kabinet.

“Karena itu, tidak ada lagi beban untuk melakukan politik akomodatif bagi yang belum tertampung,” tuturnya.

Sebelumnya Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko pun telah memastikan bahwa institusinya akan menambah Wakil KSP. Meski demikian, dia menerangkan bahwa rencana penambahan enam Wamen itu masih dalan tahap rencana. Karena itu penambahan enam Wamen bisa saja berubah.

“Ya baru rencana, rencana kan bisa berubaha, namanya juga rencana,” ujar Moeldoko.

Baca Juga: Jokowi Wacanakan Tambah 6 Wamen, Ini Kata PKS 

Namun, Presiden Jokowi sendiri sudah membantah akan menambah enam jabatan baru untuk posisi wamen di Kabinet Indonesia Maju. Jokowi mengaku belum ada rencana menambah kursi jabatan untuk enam wamen.

"Belum," singkat Jokowi saat dikonfirmasi terkait penambahan enam wamen, di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu 10 November 2019.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini