nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PAN Kritik Rencana Jokowi Tambah Jabatan 6 Wamen

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Sabtu 16 November 2019 08:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 16 337 2130617 pan-kritik-rencana-jokowi-tambah-jabatan-6-wamen-PxWAD0YHpx.jpg Wasekjen PAN, Saleh Partaonan Daulay (foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan bakal menambah 6 jabatan baru yakni Wakil Menteri di Kabinet Indonesia Maju. Partai Amanat Nasional (PAN) pun mengkritik wacana Presiden Jokowi itu.

Wakil Sekjen PAN, Saleh Partaonan Daulay menilai penambahan 6 jabatan Wamen di Kabinet Indonesia Maju akan semakin membuat gemuk birokrasi. Karenanya, dia meminta Presiden Jokowi terlebih dahulu menjelaskan alasan wacana penambahan itu.

Baca Juga: Soal Isu Menambah 6 Wakil Menteri, Jokowi: Belum 

Jokowi Pimpin Ratas Bahas Program Kartu Prakerja

“Presiden Jokowi perlu menjelaskan alasan penambahan 6 orang wamen yang diwacanakan. Pasalnya, penambahan itu tentu akan menambah gemuknya birokrasi dan juga menambah anggaran operasioanal di kementerian,” ungkap Saleh saat berbincang dengan Okezone, Sabtu (16/11/2019).

Kata Saleh, Presiden Jokowi juga harus menerangkan tugas dan fungsi Wamen. Karena dia memandang adanya jabatan Wamen tersebut dikhawatirkan malah menjadi tumpang tindih dengan jabatan lainnya.

“Jabatan tersebut dinilai bisa jadi tumpang tindih dengan para pejabat eselon I yang memang sudah ada,” imbuh dia.

Apabila alasan penambahan posisi Wamen untuk membantu kinerja sebuah Kementrian, Saleh pun menganggap tak tepat.

“Kalau tujuannya untuk membantu, rasanya tidak tepat. Sebab, sudah ada dirjen dan pejabat eselon I lainnya yang memang bertugas mengawal seluruh program kementerian. Kalau ada wamen, dikhawatirkan akan tumpang tindih dengan para dirjen yang ada,” tandas Saleh.

Baca Juga: Wacana Penambahan 6 Wakil Menteri, Jokowi Diminta Konsisten


(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini